Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Curah Hujan Mulai Minim, PTAM Bandarmasih Antisipasi Intrusi Air Asin di Intake Sungai Bilu

Zulvan Rahmatan • Jumat, 5 Juni 2026 | 14:37 WIB
CEK KONDISI: Dirut dan Dirops PTAM Bandarmasih, Zulbadi dan Irwan Firmana meninjau Intake Sungai Bilu di Banjarmasin Timur, belum lama tadi.(Foto: PTAM Bandarmasih)
CEK KONDISI: Dirut dan Dirops PTAM Bandarmasih, Zulbadi dan Irwan Firmana meninjau Intake Sungai Bilu di Banjarmasin Timur, belum lama tadi.(Foto: PTAM Bandarmasih)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN -  Curah hujan yang mulai menyusut di beberapa hari terakhir, membuat PTAM Bandarmasih bergerak cepat. 

Yakni, dengan melakukan peninjauan langsung ke Intake Sungai Bilu dilakukan guna mengantisipasi potensi intrusi air asin yang dapat terjadi di musim kemarau.

Pasalnya, Intake Sungai Bilu selama ini menjadi pintu pertama pengambilan air baku dari Sungai Martapura yang berada di Kawasan Banjarmasin Timur.

Direktur Utama PTAM Bandarmasih, Zulbadi menjelaskan bahwa saat musim kemarau, apalagi dalam waktu cukup panjang, debit air sungai dari wilayah hulu mengalami penurunan.

“Jadi ada potensi intrusi air asin yang dapat memengaruhi kualitas sumber air baku. Karena beberapa hari tidak turun hujan, sehingga kami harus meninjau,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Untuk itu, memastikan kondisi terkini air baku tetap aman, menjadi hal penting. Sebab perusahaan harus segera mengantisipasi jika terdapat perubahan kondisi. Terutama apabila terjadi peningkatan kadar garam di Intake Sungai Bilu.

Meski demikian, Zulbadi mengungkapkan hingga saat ini kondisi air baku yang digunakan masih dalam keadaan normal dan belum menunjukkan adanya gangguan akibat intrusi air asin.

“Masih dalam batas normal dan belum mengganggu operasional Intek Sungai Bilu. Sumber air yang digunakan untuk proses pengolahan juga masih aman,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PTAM Bandarmasih, Irwan Firmana memastikan tetap melakukan pengawasan dan pengukuran berkala guna menjaga kualitas air baku dari potensi intrusi air asin.

Meski masih terkendali, jika musim kemarau mulai berlangsung lebih lama ditambah curah hujan dinilai belum normal, maka pengawasan tersebut akan semakin ditingkatkan.

“Jika dalam beberapa minggu ke depan masih belum turun hujan, maka pengecekan kualitas air akan lebih sering,” paparnya.

Selain memastikan kualitas air, tim operasional juga melaksanakan pengukuran lumpur di sekitar area Intake Sungai Bilu untuk mencegah sedimentasi yang dapat mengganggu proses pengambilan dan pengolahan air baku.

“Kita ingin distribusi air kepada pelanggan dapat terus lancar,” tandasnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#intake Sungai Bilu #intrusi air asin #musim kemarau #banjarmasin #PTAM Bandarmasih