Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Polemik Pasar Harum Manis Berakhir, Pemko Banjarmasin akan Bangun 36 Toko Permanen

Zulvan Rahmatan • Selasa, 2 Juni 2026 | 11:53 WIB
SEMPAT DILARANG: Para pedagang Pasar Harum Manis Banjarmasin yang sempat membangun ulang lapak sementara di lokasi bekas kebakaran. (Foto: Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin)
SEMPAT DILARANG: Para pedagang Pasar Harum Manis Banjarmasin yang sempat membangun ulang lapak sementara di lokasi bekas kebakaran. (Foto: Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Polemik antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan Paguyuban Pedagang Pasar Bawang Harum Manis di kawasan Pasar Lima akhirnya mencapai titik terang. Perselisihan yang sempat memanas kini dinyatakan selesai setelah kedua belah pihak menemukan jalan tengah yang disepakati bersama.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan audiensi antara perwakilan pedagang dan Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR di Balai Kota, Senin (1/6). Dalam pertemuan itu, para pedagang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas solusi yang telah diambil pemerintah.

Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Pasar Kota Banjarmasin, Matnor Ali menegaskan tidak ada pembahasan baru dalam pertemuan tersebut. Fokus utama hanya pada percepatan pembangunan toko baru bagi pedagang terdampak kebakaran. "Jadi tidak ada pembahasan baru, hanya penyampaian terima kasih. Rencananya pembangunan tetap dilakukan, ada 36 toko semi permanen yang diproyeksikan," ujarnya.

Baca Juga: Nekat Bangun Ulang Lapak di Bekas Lokasi Kebakaran, Pedagang Harum Manis Siap Ajukan Surat Hanya Sementara

Menurut Matnor, kesepakatan sebenarnya sudah tercapai saat Perumda Pasar melakukan inspeksi mendadak ke lokasi eks kebakaran beberapa waktu lalu. Saat itu ditemukan sejumlah pedagang membangun kembali toko tanpa izin resmi dari Pemerintah Kota Banjarmasin.

Kini, pembangunan 36 toko semi permanen mulai dikerjakan. Lokasinya berada di sebagian area eks pasar yang menghadap jalan, dan tidak masuk dalam garis pembatas yang ditetapkan Satpol PP. "Lokasi proyek juga telah dipagari, pembangunan sudah mulai dilakukan," katanya.

Meski berstatus semi permanen, Matnor memastikan bangunan yang dibangun tetap kokoh dan tertata rapi. Seluruh toko akan dilengkapi dinding beton, sehingga tidak menimbulkan kesan kumuh atau semrawut.

Perumda Pasar juga menerapkan seleksi ketat terhadap kontraktor pelaksana untuk memastikan kualitas bangunan sesuai standar keamanan. Terlebih, lokasi pasar berada di atas lahan rawa dan berdekatan dengan bantaran sungai, sehingga membutuhkan konstruksi pondasi yang kuat.

Matnor menegaskan pihaknya menolak penggunaan pondasi bekas bangunan yang terbakar demi menghindari risiko keselamatan maupun persoalan hukum di kemudian hari. "Ada yang mengusulkan seperti itu, tetapi kami tolak. Kami tidak ingin ada insiden lagi apalagi sampai berurusan dengan hukum," tegasnya.

Ia menambahkan, konsep semi permanen dipilih agar pembangunan dapat dilakukan lebih cepat, sekaligus memberi ruang jika ke depan pemerintah merealisasikan revitalisasi pasar modern di kawasan tersebut. "Bangunan ini tetap bisa dibongkar apabila nantinya konsep pasar modern direalisasikan atau diperlukan pembangunan ulang," jelasnya.

Sebanyak 36 unit toko tersebut diperuntukkan bagi pedagang yang kehilangan tempat usaha dan belum memiliki alternatif lokasi pascakebakaran. Setiap unit memiliki ukuran 2,22 meter x 3,5 meter dan dilengkapi rolling door.

Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan atau sekitar awal September 2026. Perumda Pasar berharap proses pengerjaan dapat selesai lebih cepat agar pedagang segera kembali beraktivitas. Sebagai bentuk komitmen bersama, pedagang dan Perumda Pasar juga telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang menjadi dasar pengelolaan dan pemanfaatan toko ke depan.

Akhir Polemik Bangunan Baru Pasar Harum Manis : 

* Pemko Banjarmasin dan Paguyuban Pedagang Pasar Bawang Harum Manis mencapai kesepakatan.
* Audiensi bersama Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR digelar pada Senin, 1 Juni 2026.
* Pedagang menyampaikan apresiasi atas solusi yang diberikan pemerintah.

Pembangunan Toko Baru :
* Sebanyak 36 toko semi permanen akan dibangun.
* Berlokasi di eks kawasan Pasar Harum Manis yang terdampak kebakaran.
* Area pembangunan telah dipagari dan pengerjaan sudah dimulai.

Spesifikasi Toko :
* Ukuran setiap toko 2,22 meter x 3,5 meter.
* Dilengkapi rolling door.
* Menggunakan dinding beton di sekeliling bangunan.
* Diperuntukkan bagi pedagang yang kehilangan tempat usaha. pascakebakaran.

Target Pengerjaan :
* Waktu pembangunan: 3 bulan.
* Target selesai: Awal September 2026.

Komitmen Keamanan Bangunan :
* Pondasi dirancang mengikuti karakteristik tanah rawa.
* Konstruksi disesuaikan dengan lokasi yang dekat bantaran sungai.
* Kontraktor dipilih melalui proses seleksi ketat.
* Tidak menggunakan pondasi bekas bangunan yang terbakar.
* Dapat dibongkar apabila revitalisasi pasar modern direalisasikan.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#kalimantan selatan #banjarmasin #M Yamin HR #Pasar #polemik