Meski bangunan baru KMP yang permanen telah diresmikan beberapa waktu lalu, seluruh aktivitas pelayanan masih berpusat di sebuah ruko di Jalan Trikora.
Hal tersebut dibenarkan Ketua KMP Landasan Ulin Timur, Rohimin, Senin (1/6).
Ia menjelaskan bahwa pihak koperasi belum memboyong operasionalnya ke gedung baru lantaran masih menunggu proses penyerahan aset secara resmi.
"Kami masih di ruko (lama), belum pindah. Menunggu launching tahap kedua pada Agustus nanti, baru diserahkan ke koperasi," ujar Rohimin saat dihubungi
Radar Banjarmasin, Senin (1/6).
Saat ditanya mengenai besaran anggaran pembangunan gedung baru tersebut, Rohimin mengaku tidak mengetahui angka pastinya.
"Bangunan permanen tersebut dari Kodim, jadi kami tidak tahu soal anggarannya," cetusnya.
Kendati belum menempati fasilitas baru, geliat bisnis koperasi dengan total 350 anggota ini terbilang sangat agresif.
Rohimin membeberkan, saat ini sudah ada tujuh lini usaha yang berjalan mapan. Mulai dari penyediaan sembako, penjualan token listrik dan kuota, dealer sepeda motor Yamaha, hingga keagenan BPJS Ketenagakerjaan.
KMP Lutim juga sukses membangun jaringan kemitraan strategis, seperti kerja sama dengan Indosat untuk penjualan HiFi Air dan voucher, pengisian kantin taksi bandara, hingga menyokong dua dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tak puas sampai di situ, momentum kepindahan ke gedung baru pada Agustus mendatang bakal dimanfaatkan untuk ekspansi besar-besaran.
KMP Lutim tengah menggodok lima program usaha baru, di antaranya kerja sama dengan MBG AURI, bisnis cuci mobil dan truk, kedai kopi, jus, dan toko roti, hingga stan tanaman bunga.
Menariknya, pekarangan gedung baru nantinya tidak hanya dinikmati oleh internal koperasi. Pihak manajemen berencana menyulap area sekitar gerai baru menjadi sentra ekonomi masyarakat sekitar.
"Saat ini kami sedang melakukan pengumpulan dana untuk membangun bedakan (lapak) UMKM di sekitar gerai koperasi yang baru. Rencananya memang akan dibuat lapak-lapak untuk UMKM," pungkas Rohimin.
Editor : Sutrisno