Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

SPKLU Raksasa Bakal Dibangun di Kawasan Kilometer Nol Banjarmasin, Mampu Isi Daya Hingga 10 Unit Kendaraan Listrik Sekaligus

Endang Syarifuddin • Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:58 WIB
Kepala Disporapar Banjarmasin Ibnu Sabil.(Foto: Dok Radar Banjarmasin)
Kepala Disporapar Banjarmasin Ibnu Sabil.(Foto: Dok Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin segera memiliki Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) raksasa berkapasitas besar. Lokasinya direncanakan di kawasan Kilometer Nol Kota Banjarmasin.

Awalnya, fasilitas pengisian daya kendaraan listrik tersebut direncanakan dibangun di kawasan Menara Pandang, tepatnya dekat Langgar Al-Hinduan. Namun, setelah dilakukan survei dan evaluasi lapangan, PT PLN memutuskan memindahkan lokasi ke kawasan Kilometer Nol Banjarmasin.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil mengatakan perpindahan lokasi dilakukan setelah mempertimbangkan sejumlah faktor.

“Awalnya memang di kawasan Menara Pandang. Tetapi setelah dilakukan pengecekan ulang, PLN mengusulkan dipindah ke Kilometer Nol karena arus lalu lintasnya lebih padat, lebih terbuka, lebih aman, dan lokasinya juga lebih strategis,” ujarnya kepada Radar Banjarmasin, Sabtu (30/5/2026) siang.

Menurut mantan Camat Banjarmasin Barat ini, pembangunan SPKLU sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah pengguna kendaraan listrik di Banjarmasin. Berdasarkan hasil survei PLN, pertumbuhan kendaraan listrik, baik mobil maupun sepeda motor listrik di Banjarmasin, dinilai cukup tinggi dibanding daerah lainnya di Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Karena perkembangan kendaraan listrik cukup pesat, PLN menawarkan pembangunan SPKLU untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Fasilitas yang akan dibangun nantinya tidak sekadar menyediakan satu atau dua titik pengisian daya. SPKLU tersebut dirancang mampu melayani sekitar 10 kendaraan listrik secara bersamaan.

Bahkan, Ibnu menyebut konsep seperti itu belum banyak ditemukan di berbagai daerah. “Kalau SPKLU sebenarnya sudah ada. Tetapi yang terintegrasi dalam satu kawasan dengan jumlah pengisian yang banyak seperti ini masih belum ada. Setahu saya, ini bisa menjadi yang pertama di Kalimantan,” ungkapnya.

Karena dapat menampung banyak kendaraan sekaligus, lokasi yang dipilih harus memiliki lahan cukup luas, serta didukung aspek keamanan dan kemudahan akses.

Keberadaan SPKLU itu diharapkan dapat mendukung penggunaan kendaraan listrik yang mulai berkembang di Banjarmasin, termasuk kendaraan operasional milik Pemerintah.

“Yang penting fasilitas ini ada di Banjarmasin. Jadi masyarakat maupun instansi yang menggunakan kendaraan listrik akan lebih mudah melakukan pengisian daya,” tambahnya.

Diterangkan, untuk lama waktu pengisian, satu kendaraan diperkirakan membutuhkan sekitar satu hingga satu setengah jam, tergantung kapasitas baterai masing-masing kendaraan.

Sementara itu, terkait tarif pengisian daya maupun jadwal pasti pembangunan, Disporapar Kota Banjarmasin masih menunggu informasi lebih lanjut dari PLN. Selain itu, mekanisme kerja sama juga masih akan dibahas karena kawasan Kilometer Nol merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Kalsel.

Meski demikian, rencana pembangunan SPKLU tersebut menjadi sinyal bahwa Banjarmasin mulai bersiap menyambut era transportasi ramah lingkungan yang terus berkembang.

Editor : Fauzan Ridhani
#kilometer nol #banjarmasin #Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) #kendaraan listrik #menara pandang