Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

120 Juleha Disiagakan, Penyembelihan Hewan Kurban di Banjarmasin Dipantau Ketat

Endang Syarifuddin • Rabu, 27 Mei 2026 | 08:17 WIB
DISIAGAKAN: Tahun ini sekitar 120 juleha bersertifikat disiagakan untuk memastikan proses pemotongan kurban sesuai syariat dan standar kesehatan hewan.(Foto: Endang Syarifuddin/Raear Banjarmasin)
DISIAGAKAN: Tahun ini sekitar 120 juleha bersertifikat disiagakan untuk memastikan proses pemotongan kurban sesuai syariat dan standar kesehatan hewan.(Foto: Endang Syarifuddin/Raear Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Banjarmasin tahun ini mendapat pengawasan khusus.

Ratusan juru sembelih halal (juleha) bersertifikat disiapkan untuk memastikan proses pemotongan berjalan sesuai syariat dan standar kesehatan hewan.

Kepala UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Banjarmasin, drh Annang Dwijatmiko mengatakan, para juleha tersebut sebelumnya sudah mengikuti pelatihan serta memiliki sertifikat kompetensi. Mereka inilah yang diterjunkan di berbagai lokasi penyembelihan saat Iduladha.

“Untuk juleha di Banjarmasin sendiri sekitar hampir 120 orang. Mereka sudah mengikuti pelatihan beberapa minggu terakhir,” ujar Annang, Rabu (27/5/2026) pagi.

Menurutnya, keberadaan juleha penting untuk memastikan proses penyembelihan hewan kurban dilakukan dengan benar, mulai dari teknik pemotongan hingga penanganan daging kurban.

Ia menambahkan, pihaknya juga meminta laporan dari para anggota juleha terkait lokasi penyembelihan dan jumlah hewan yang dipotong pada hari H.

“Kami membagikan formulir laporan untuk pendataan anggota juleha, di mana mereka bertugas dan berapa jumlah hewan yang disembelih,” katanya.

Annang yang juga menjabat Ketua Juleha Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) menyebut, rekapitulasi data penyembelihan baru bisa diketahui setelah Iduladha berlangsung.

“Rekap lengkapnya biasanya baru masuk setelah hari H,” jelasnya.

Selain menyiapkan juleha, tim DKP3 Kota Banjarmasin bersama UPT RPH juga terus melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah titik penjualan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan yang dipotong dalam kondisi sehat dan bebas penyakit menular.

“Kalau ada sapi yang terlihat lesu atau sakit, kami minta pedagang segera melapor agar langsung ditangani tim kesehatan hewan,” pungkas Annang.

Editor : Sutrisno
#banjarmasin #hewan kurban