RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Persaingan menuju kursi Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin menyisakan enam kandidat. Satu peserta seleksi, Herman Hidayatullah, memilih mundur di tengah tahapan seleksi.
Herman yang saat ini menjabat Camat Banjarmasin Timur diketahui tidak mengikuti tahapan pemaparan makalah dan wawancara. Padahal sebelumnya ia sudah melewati sejumlah proses seleksi, mulai administrasi hingga tes kompetensi (assessment) bersama enam peserta lainnya.
Plt Sekdako Banjarmasin, Dolly Syahbana, membenarkan pengunduran diri tersebut. Namun ia mengaku belum mengetahui secara pasti alasan di balik keputusan Herman.
“Dari BKD menyampaikan yang bersangkutan mengundurkan diri. Tidak tahu alasannya apa,” ujarnya singkat.
Dolly yang juga Kepala Inspektorat Kota Banjarmasin ini memastikan mundurnya satu peserta tidak memengaruhi jalannya seleksi. Menurutnya, jumlah kandidat yang tersisa masih memenuhi ketentuan sehingga tahapan seleksi tetap dapat dilanjutkan.
"Seleksi tetap bisa dilanjutkan, karena masih memenuhi ketentuan," ujarnya.
Sebelumnya Herman juga sempat mengikuti assessment di Gedung Assessment Center ULM Banjarbaru bersama kandidat lain. Namun langkahnya terhenti menjelang tahapan akhir penentuan.
Kabid Mutasi BKPSDM Kota Banjarmasin, Untung Eko Laksono, menjelaskan alasan resmi yang diterima panitia berkaitan dengan kondisi kesehatan Herman yang menurun.
“Beliau sedang sakit, tidak enak badan, jadi tidak bisa ikut wawancara. Sesuai ketentuan maka yang bersangkutan dinyatakan mundur,” jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, kini tersisa enam nama yang masih bersaing memperebutkan posisi birokrat tertinggi di lingkungan Pemko Banjarmasin. Mereka yakni Edy Wibowo, Gusti Abdul Wakhid, Hendro, Ichrom Muftezar, Machli Riyadi, dan Ryan Utama.
Editor : M Oscar Fraby