RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru memberikan perhatian serius terhadap keluarga almarhumah ustazah HN.
Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APMP2KB) menyambangi rumah duka di Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Senin (4/5).
Kehadiran tim teknis ini bertujuan untuk memastikan kondisi keluarga almarhumah pasca-kejadian yang menimpa sosok pendidik agama tersebut, salah satunya adalah nenek korban, Kafsyah.
Kepala DP3APMP2KB Kota Banjarbaru Erma Epiyana menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya sekadar menyampaikan belasungkawa secara formal.
Lebih dari itu, pihaknya membawa mandat untuk menawarkan bantuan yang bersifat substansial, terutama menyangkut kesehatan mental anggota keluarga.
“Kami datang membawa amanah Wali Kota. Beliau sangat mengapresiasi dedikasi almarhumah selama ini. Selain bantuan materiil, fokus kami adalah memastikan keluarga mendapatkan penguatan psikologis,” ujarnya.
Ia menambahkan, trauma pasca-kejadian menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, DP3APMP2KB telah menyiagakan unit terkait jika sewaktu-waktu pihak keluarga membutuhkan pendampingan dari tenaga profesional atau konselor. “Jika keluarga merasa memerlukan penguatan moril atau pendampingan psikologis lebih lanjut, unit-unit kami siap diterjunkan kapan saja," tambahnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief