Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Korsleting Diduga Jadi Penyebab Kebakaran di Pasar Harum Manis, Wali Kota Banjarmasin Desak Pembenahan Instalasi Listrik

Endang Syarifuddin • Selasa, 5 Mei 2026 | 12:55 WIB
HANGUS:Kondisi pascakebakaran di Pasar Harum Manis, Banjarmasin yang menghanguskan puluhan kios. (Foto: Maulana/Radar Banjarmasin)
HANGUS:Kondisi pascakebakaran di Pasar Harum Manis, Banjarmasin yang menghanguskan puluhan kios. (Foto: Maulana/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Kebakaran di Pasar Harum Manis Banjarmasin kembali menyorot persoalan instalasi listrik yang tak layak.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR mendesak pembenahan menyeluruh agar kejadian serupa tak terulang.

“Kita perlu lakukan pengecekan dulu dari Perumda Pasar untuk menyosialisasikan kondisi keamanan. Kabel-kabel dan sebagainya, termasuk siapa yang menjaga, itu juga harus dievaluasi dan dicek kembali,” tegasnya, Selasa (5/5/2026).

Menurut Ketua DPC Gerindra Ini, persoalan kelistrikan kerap menjadi pemicu kebakaran di kawasan pasar.

“Nanti kita komunikasikan dan instruksikan pengelola pasar untuk berkoordinasi dengan PLN. Kabel-kabel listrik harus dicek agar tidak terulang lagi,” tambahnya.

Di sisi lain, mantan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin ini turut mengingatkan para pedagang agar lebih waspada terhadap kondisi kios masing-masing, terutama dalam penggunaan listrik.

“Kami mengimbau pedagang memperhatikan faktor kelistrikan dan keamanan lainnya,” pungkasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Dirut Perumda Pasar Baiman, Muhammad Abdan Syakura, mengatakan pihaknya bersama jajaran langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan.

“Hasil peninjauan, ada tiga blok terdampak, yakni Blok Pasar Lima Laut, Blok Sandang Pangan, dan Pasar Lima Tahap VI. Total sekitar 76 kios terdampak,” ujarnya.

Komoditas yang terbakar didominasi bahan pokok seperti bawang, minyak, dan sembako.

Kerugian masih dalam proses pendataan. Hasil temuan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Dugaan ini diperkuat dengan kondisi instalasi yang dinilai sudah tidak layak, seiring usia bangunan pasar yang cukup tua.

“Sebagian bangunan sudah tua, bahkan ada yang masih berbahan kayu. Instalasi listriknya juga banyak yang perlu pembenahan,” jelasnya.

Perumda kini fokus melakukan pengecekan terhadap kabel dan jaringan listrik di titik-titik rawan. Dari hasil awal, ditemukan sejumlah potensi bahaya yang langsung ditindaklanjuti.

“Kami sudah meminta pihak PLN untuk segera melakukan perbaikan pada instalasi yang bermasalah,” katanya.

Selain itu, audit menyeluruh terhadap instalasi listrik di seluruh pasar yang dikelola juga akan segera dilakukan. Langkah ini dinilai mendesak guna meminimalkan risiko kebakaran di masa mendatang.

Di sisi lain, penguatan sistem keamanan pasar juga menjadi perhatian. Perumda mengaku rutin melakukan koordinasi dengan petugas keamanan untuk menjaga ketertiban dan meningkatkan pengawasan.

Sementara itu, bagi pedagang terdampak, Perumda tengah menyiapkan opsi relokasi sementara agar aktivitas jual beli tetap berjalan.

“Setelah pendataan selesai, kami siapkan relokasi sementara. Pedagang juga kami imbau agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran di kios masing-masing,” pungkasnya.

Editor : Sutrisno
#banjarmasin #Kebakaran