Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pemko Banjarmasin akan Bongkar Kawasan Wisata Kuliner Mandiri, Pedagangnya Direlokasi ke Kawasan Kuliner Baiman

Endang Syarifuddin • Sabtu, 2 Mei 2026 | 12:14 WIB
SEPI:Bekas kawasan Wisata Kuliner Mandiri (WKM) di Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin, segera ditata ulang. Para pedagang yang masih bertahan di lokasi tersebut direncanakan dipindahkan ke Kuliner Baiman di Jalan Pekapuran Raya.(Foto: Dok Radar Banjarmasin)
SEPI:Bekas kawasan Wisata Kuliner Mandiri (WKM) di Jalan Jenderal Sudirman, Banjarmasin, segera ditata ulang. Para pedagang yang masih bertahan di lokasi tersebut direncanakan dipindahkan ke Kuliner Baiman di Jalan Pekapuran Raya.(Foto: Dok Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Penataan eks kawasan Wisata Kuliner Mandiri (WKM) di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Banjarmasin Tengah, segera dilakukan.

Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang masih bertahan di lokasi tersebut bakal dipindahkan ke kawasan Kuliner Baiman di Jalan Pekapuran Raya, Banjarmasin Timur, dekat fly over.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Diskopumker) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi memastikan proses relokasi kini dalam tahap koordinasi dengan berbagai pihak. Termasuk memastikan kesiapan tempat baru bagi para pedagang.

Baca Juga: Pencuri Dua Kotak Susu di Kampung Melayu Tak Diproses Hukum, Bhabinkamtibmas Sungai Baru Ganti Kerugian Rp200 Ribu 

“UMKM di kawasan WKM sudah kami siapkan penempatannya di Kuliner Baiman. Karena di sana nanti akan ditata ulang,” ujarnya kepada wartawan Sabtu (2/5/2026).

Namun, mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin ini menjelaskan proses pemindahan belum sepenuhnya mulus.

Masih ada tujuh lapak yang belum tertata optimal. Sebagian di antaranya ditinggalkan pemiliknya, tapi belum menuntaskan kewajiban.

Baca Juga: Dua Hari Pencarian, ABK KM Cemara Nusantara 6 Akhirnya Ditemukan Mengapung di Sungai Barito

“Masih kami minta kepastian dari pelaku UMKM, apakah melanjutkan atau tidak. Itu harus diselesaikan dulu,” katanya.

Menurut Machli, penataan ini tak sekadar relokasi. Pihaknya juga memastikan aspek kenyamanan, keamanan, hingga ketertiban di lokasi baru benar-benar siap, termasuk kemungkinan fasilitas tempat tinggal bagi pedagang.

“Kita koordinasikan semuanya, baik soal tempat usaha, hunian, sampai keamanan dan ketertibannya,” jelasnya.

Baca Juga: FKG ULM Raih Akreditasi Unggul, Prodi Sarjana dan Profesi Dokter Gigi Diakui LAM-PTKes

Dikatakannya, penataan kawasan WKM dinilai mendesak. Kondisi yang semrawut dikhawatirkan memberi kesan kumuh dan berdampak pada citra Kota Banjarmasin sebagai kota layak huni.

“Estetika kota juga harus dijaga. Supaya orang datang ke Banjarmasin merasa nyaman, termasuk saat berkunjung ke sentra UMKM,” ucapnya.

Tak hanya itu, Pemko Banjarmasin juga membuka peluang masuknya investor untuk ikut menata WKM agar lebih representatif.

Baca Juga: Kejuaraan Panjat Tebing Jadi Uji Kesiapan HSU Sambut Porprov Kalsel 2029

Targetnya, seluruh persoalan, termasuk tujuh lapak bermasalah, bisa dituntaskan paling lambat pertengahan Mei mendatang.

“Harus dipastikan dulu mereka meninggalkan tempat dan menyelesaikan kewajibannya. Kapasitas di Kuliner Baiman itu ada 20, tapi tujuh masih belum tuntas,” pungkas Machli.

Editor : Fauzan Ridhani
#wisata kuliner mandiri #ditata ulang #Kuiliner Baiman #UMKM #pemko banjarmasin