Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Program MARKISSA SDN 4 Syamsudin Noor Banjarbaru, Ubah Sampah Plastik Jadi Beras untuk Siswa

Sheilla Farazela • Jumat, 24 April 2026 | 16:28 WIB
Penyerahan beras Komite Sekolah Istikomawati ke perwakilan guru SDN 4 Syamsudin Noor untuk diserahkan murid yang kurang mampu (MC Banjarbaru untuk Radar Banjarmasin)
Penyerahan beras Komite Sekolah Istikomawati ke perwakilan guru SDN 4 Syamsudin Noor untuk diserahkan murid yang kurang mampu (MC Banjarbaru untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – SDN 4 Syamsudin Noor Banjarbaru menorehkan inovasi apik dalam memadukan edukasi lingkungan dengan kepedulian sosial. 

Melalui program bertajuk MARKISSA (Mari Kita Sedekah Sampah), sekolah ini berhasil mengubah tumpukan botol plastik bekas menjadi bantuan beras bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Penyerahan hasil konversi sampah tersebut dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Komite Sekolah, Istikomawati, kepada perwakilan tenaga pendidik, Nurmahmudah, tepat pada Jumat (24/4). 

Program yang digerakkan oleh Ketua RT 33, Yoni Setiawan, ini telah menjelma menjadi gerakan rutin yang dinanti para siswa.

Setiap hari Jumat, suasana sekolah tampak berbeda. Para siswa antusias membawa botol plastik bekas untuk disetorkan ke fasilitas Ecobox—sebuah infrastruktur penunjang hasil CSR dari Pertamina. Botol-botol yang terkumpul kemudian dikelola dan dikonversi menjadi bahan pokok berupa beras.

"Melalui MARKISSA, kami tidak hanya bicara soal kebersihan lingkungan. Kami ingin menanamkan karakter empati sejak dini. Sedekah tidak melulu soal uang; botol bekas pun bisa menjadi sangat berarti bagi teman-teman mereka yang membutuhkan," ujar Istikomawati usai penyerahan bantuan.

Pihak sekolah memastikan penyaluran beras dilakukan secara bergilir dan tepat sasaran kepada murid yang membutuhkan. Nurmahmudah, mewakili pihak sekolah, mengapresiasi sinergi antara Komite, warga RT 33, dan dukungan swasta.

Kolaborasi apik ini diharapkan tidak hanya berhenti di satu sekolah, namun menjadi role model bagi instansi pendidikan dan lingkungan RT lainnya di Banjarbaru dalam mengelola sampah secara produktif sekaligus solutif.

Editor : Sutrisno
#banjarbaru