Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Revitalisasi Ujung Murung Digodok, Demi Tingkatkan Kenyamanan, Atasi Banjir dan Benahi Parkir

Endang Syarifuddin • Selasa, 21 April 2026 | 17:39 WIB
REVITALISASI: Pemko Banjarmasin akan segera melakukan pembenahan Pasar Ujung Murung. Revitalisasi disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan, mengatasi persoalan banjir dan parkir, serta menghidupkan kembali pasar sebagai ikon perdagangan kota.(Foto: Doo Radar Banjarmasin)
REVITALISASI: Pemko Banjarmasin akan segera melakukan pembenahan Pasar Ujung Murung. Revitalisasi disiapkan untuk meningkatkan kenyamanan, mengatasi persoalan banjir dan parkir, serta menghidupkan kembali pasar sebagai ikon perdagangan kota.(Foto: Doo Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Upaya membenahi wajah Pasar Ujung Murung mulai digerakkan. Langkah ini menjadi tindak lanjut setelah ia meninjau langsung kondisi pasar yang dinilai memprihatinkan.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, telah membuka ruang dialog bersama paguyuban pedagang dan tokoh pasar belum lama tadi.  Langkah ini adalah tindak lanjut pasca ia meninjau kondisi pasar.

“Prinsipnya jelas, kita tidak ingin pedagang terbebani, apalagi jika nanti ada kerja sama dengan investor. Semua harus berpihak pada mereka,” ujar Yamin.

Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin ini, revitalisasi bukan sekadar membangun ulang fisik pasar. Lebih dari itu, Pemko ingin menghadirkan konsep baru yang mampu meningkatkan daya tarik sekaligus kesejahteraan pedagang.

“Kita dorong konsep market tourism. Jadi pasar ini tidak hanya tempat jual beli, tapi juga punya nilai wisata. Misalnya nanti ada foodcourt di bagian atas dengan pemandangan sungai,” jelasnya.

Ia menambahkan, konsep tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali kejayaan Ujung Murung sebagai salah satu pusat perniagaan ikonik di Banjarmasin.

“Target kita bukan hanya rapi dan bersih, tapi juga punya nilai jual. Orang datang bukan hanya belanja, tapi juga menikmati suasana,” katanya.

Pemko tengah menyiapkan kajian hingga penyusunan master plan. Termasuk di dalamnya mekanisme relokasi sementara pedagang agar aktivitas jual beli tetap berjalan.

“Kita tidak ingin proses perbaikan justru mematikan usaha pedagang. Semua harus diatur agar tetap berjalan,” tegasnya.

Di bagian lain, Ketua Paguyuban Pasar Ujung Murung, Bahrin, mengungkapkan kondisi pasar saat ini memang sudah jauh dari layak.

“Bangunannya sudah tua, atap banyak bocor, instalasi listrik semrawut. Kalau air pasang, hampir seluruh area tergenang,” bebernya.

Selain itu, ia menyoroti ketiadaan lahan parkir yang dinilai menjadi hambatan besar bagi pembeli. “Parkir ini vital. Pembeli jadi enggan datang karena tidak ada tempat yang representatif,” tambahnya.

Meski demikian, Bahrin mengapresiasi langkah wali kota yang membuka ruang dialog secara langsung dengan pedagang.

“Ini yang diharapkan pedagang, ada komunikasi. Kami siap mendukung penataan, asalkan jelas dan tidak merugikan pedagang,” ujarnya.

Ia juga berharap penataan tidak hanya menyentuh Ujung Murung, tetapi terintegrasi dengan kawasan pasar lain di sekitarnya, seperti Pasar Besar, Pasar Atom, hingga Sudimampir.

“Kalau bisa ditata menyeluruh, kawasan ini bisa hidup kembali seperti dulu,” harapnya.

Editor : Arief
#kalimantan selatan #banjarmasin #Revitalisasi #Pasar