Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sajikan 15 Ribu Porsi Soto Banjar, Banjarbaru Bidik Gelar Kota Gastronomi Dunia

Sheilla Farazela • Selasa, 21 April 2026 | 10:03 WIB
RIBUAN PORSI:Festival Soto Banjar pada perayaan puncak Hari Jadi Kota Banjarbaru ke-27 tahun, Senin (20/4/2026).(Foto:Sheilla Farazela/Radar Banjarmasin)
RIBUAN PORSI:Festival Soto Banjar pada perayaan puncak Hari Jadi Kota Banjarbaru ke-27 tahun, Senin (20/4/2026).(Foto:Sheilla Farazela/Radar Banjarmasin)
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARBARU – Puncak peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru pada Senin (20/4/2026) menjadi momentum besar bagi ambisi kuliner daerah. 
 
Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru menyajikan 15 ribu porsi Soto Banjar gratis bagi masyarakat sebagai langkah awal meneguhkan diri menjadi Kota Gastronomi dunia versi UNESCO.
 
Langkah ini bukan sekadar pesta rakyat biasa. Pemkot Banjarbaru secara resmi menjadikan Soto Banjar sebagai ikon utama diplomasi budaya. 
Baca Juga: Banua Rally 2026 Seri Pembuka Kejurnas, IMI Kalsel Targetkan Lahirnya Pembalap Muda Berprestasi
 
Hidangan legendaris ini dipilih karena nilai sejarahnya yang tinggi, hasil akulturasi dari lima budaya besar: Banjar, Tionghoa, India, Arab, dan Eropa.
 
Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby mengungkapkan festival ini adalah kick-off dari perjalanan panjang Banjarbaru menuju panggung ekonomi kreatif global. Ia menilai Soto Banjar memiliki kekuatan autentik untuk membawa nama kota ke level internasional.
 
“Soto Banjar bukan hanya soal rasa, tapi media diplomasi budaya sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif. Ini adalah langkah kita menuju pengakuan UNESCO sebagai Kota Gastronomi,” tegas Lisa Halaby dalam sambutannya di acara puncak hari jadi tersebut.
Baca Juga: Dishub Tanah Bumbu Bakal Uji KIR Angkutan Sekolah Usai Rem Blong Bus YPPI Ar-Rasyid
 
Menurut Lisa, soto tersebut menjadi simbol identitas yang mampu merangkul semua kalangan. Dengan membagikan 15 ribu porsi, ia ingin masyarakat merasa memiliki dan turut serta dalam kampanye budaya ini.
 
“Momentum ini adalah upaya kolektif merawat budaya. Kami ingin mengangkat kekayaan lokal ke panggung dunia agar Banjarbaru dikenal bukan hanya secara ekonomi, tapi juga melalui kekayaan gastronominya,” tambahnya.
 
Ambisi menjadi Kota Gastronomi dunia ini diharapkan mampu membuka peluang baru bagi pelaku UMKM dan sektor pariwisata. 
Baca Juga: DPRD Kabupaten HSU Kuliti LKPJ 2025: Data Tak Sinkron, Dampak Program Dipertanyakan
 
Lisa optimis, dengan semangat kebersamaan, Banjarbaru siap bersaing di level yang lebih tinggi.
 
“Semua potensi harus digerakkan. Tujuannya satu, mengenalkan Banjarbaru ke dunia internasional dan siap berdaya saing global,” pungkas orang nomor satu di Kota Idaman itu.
Editor : Fauzan Ridhani
#Erna Lisa Halaby #Soto Banjar #Hari Jadi #unesco #Pemko Banjarbaru