RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai menata ulang kawasan Sungai Jingah dengan rencana besar memperluas Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh. Namun di balik pengembangan itu, satu konsekuensi muncul. Relokasi SDN Sungai Jingah 4.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR menilai pengembangan taman edukasi satwa menjadi langkah strategis untuk menghadirkan destinasi wisata keluarga di dalam kota. Ia berharap, ke depan warga tak perlu lagi keluar daerah hanya untuk menikmati wisata edukasi satwa. “Ini bisa jadi magnet wisata baru bagi Banjarmasin,” ujarnya, Kamis (16/4).
Namun, perluasan kawasan membuat posisi SDN Sungai Jingah 4 yang berada tepat di belakang taman terdampak. Selain itu, lokasi sekolah yang berada di tepi jalan dinilai kurang aman bagi aktivitas belajar.
Pemko menyiapkan relokasi ke lahan baru yang masih berada di kawasan Sungai Jingah, namun lebih masuk ke area permukiman. “Relokasi dilakukan ke tempat yang lebih aman untuk anak-anak,” tambah Yamin.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama mengungkapkan awalnya sekolah tersebut masuk dalam program rehabilitasi. Namun seiring perubahan arah pembangunan, opsi relokasi kini menjadi prioritas. “Awalnya perbaikan. Tapi karena ada pengembangan kawasan, relokasi ikut dikaji,” jelasnya.
Lahan pengganti yang disiapkan merupakan aset milik pemko yang selama ini digunakan Baznas dengan skema pinjam pakai. Saat ini, proses masih dalam tahap pengukuran untuk memastikan kelayakan pembangunan.
Sekolah tersebut membutuhkan 18 rombongan belajar (rombel), sehingga luas lahan menjadi faktor penting. Jika belum mencukupi, pemko membuka opsi penambahan lahan, termasuk pembebasan lahan di sekitar lokasi. “Kalau belum cukup, bisa saja ada penambahan lahan,” katanya.
Di sisi lain, perluasan taman edukasi dinilai mendesak karena keterbatasan lahan saat ini. Bahkan, beberapa jenis satwa seperti buaya belum bisa dihadirkan karena keterbatasan ruang.
Pemko menargetkan rencana relokasi mulai masuk tahap perencanaan pada perubahan anggaran 2026. Meski demikian, pemerintah memastikan kualitas layanan pendidikan tidak boleh menurun akibat relokasi. “Jangan sampai relokasi justru menurunkan kualitas pendidikan,” tegas Ryan.
Ke depan, kawasan Sungai Jingah diharapkan berkembang menjadi pusat wisata edukasi yang terintegrasi, sekaligus tetap menjamin kenyamanan dan keamanan proses belajar siswa.
Relokasi SDN Sungai Jingah 4
Latar Belakang :
* Pemko Banjarmasin kembangkan Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh.
* Target jadi destinasi wisata keluarga dalam kota.
* Kurangi ketergantungan wisata luar daerah.
Dampak Utama :
* SDN Sungai Jingah 4 terdampak langsung.
* Posisi sekolah berada di belakang kawasan taman.
* Lokasi saat ini dinilai kurang aman (dekat jalan raya).
Rencana Relokasi :
* Sekolah dipindah ke area permukiman.
* Lokasi baru masih di kawasan Sungai Jingah.
* Lahan pengganti milik Pemko (eks pinjam pakai Baznas).
Kebutuhan Sekolah :
* Membutuhkan 18 rombongan belajar (rombel).
* Lahan masih dalam tahap pengukuran.
* Opsi tambahan: pembebasan lahan jika belum cukup.
Status Proyek :
* Awalnya masuk program rehabilitasi.
* Kini bergeser menjadi relokasi.
* Masuk tahap perencanaan perubahan anggaran 2026.
Pengembangan Taman :
* Lahan saat ini masih terbatas.
* Belum bisa menampung satwa besar (contoh: buaya)
* Perluasan dianggap mendesak.
Komitmen Pemko
* Relokasi demi keamanan siswa.
* Kualitas pendidikan tidak boleh menurun.
* Kawasan ditarget jadi pusat wisata edukasi terintegrasi.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief