BANJARMASIN – Kondisi titian di kawasan Murung Selong, Banjarmasin Timur, yang kian membahayakan, akhirnya mendapat perhatian serius dari Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR.
Ia turun langsung ke lokasi dan meminta percepatan penanganan, Sabtu (4/4/2026).
Yamin menegaskan keselamatan tidak boleh dikalahkan oleh proses administrasi.
Baca Juga: Ditunjuk jadi Sekolah Sehat di Kabupaten Tanah Laut, SMPN 1 Kurau Matangkan Persiapan
Kondisi titian yang rapuh, berlubang, dan penuh tambal sulam sudah sangat berisiko bagi pengguna, terutama anak-anak.
“Jangan tunggu lama. Perbaikan harus dipercepat, minimal penanganan darurat dulu di titik-titik yang rusak parah,” tegasnya.
Titian tersebut merupakan akses utama warga setempat yang setiap hari dilintasi untuk beraktivitas.
Baca Juga: Lebih Lama dan Kering, Kemarau 2026 Diprediksi Berlangsung Tujuh Bulan
Namun, kini kondisinya kian memprihatinkan, bahkan oleh warga dijuluki sebagai “titian maut” karena sudah berulang kali menyebabkan orang terjatuh.
Ketua DPC Gerindra Banjarmasin ini meminta dinas terkait segera mengambil langkah konkret, tanpa harus menunggu proses panjang.
Ia menekankan pentingnya perbaikan sementara sebagai langkah awal untuk menekan potensi kecelakaan.
Baca Juga: TPS Liar di Jalan Rajawali Raya Cemari Sungai, Sampah Dibuang di Lahan Pribadi
Meski kawasan tersebut masuk dalam rencana pengembangan wisata sungai, Yamin memastikan fokus utama saat ini adalah keselamatan warga.
Instruksi tersebut diharapkan bisa segera ditindaklanjuti, sehingga warga dapat merasa aman dan nyaman ketika melintasi titian tersebut.
“Paling tidak ada perbaikan sementara dulu. Jangan sampai ada lagi warga yang jadi korban,” pungkas Yamin.