BANJARMASIN – Kondisi jalan di kawasan Jalan Cemara, RT 22, Kelurahan Sungai Miai, Banjarmasin Utara, menuai keluhan warga.
Selain becek saat hujan, genangan air yang kerap muncul, meyulitkan akses utama warga, terutama bagi siswa yang mau menuju sekolah ke TK Cemara Ujung dan SDN Sungai Miai 5 Banjarmasin.
Keluhan itu diungkapkan Ketua RT 22, Novianto ketika reses Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri di kawasan Jalan Cemara, Banjarmasin Utara, Jumat (3/4/3036).
Ia mengungkapkan jalan tersebut awalnya hanya berupa urukan tanah merah. Saat hujan turun, kondisi langsung berubah menjadi licin dan berlumpur.
“Kalau hujan itu bukan hanya tergenang, tapi juga becek sekali. Warga jadi kesulitan melintas,” ujarnya, Jumat (3/4/2026) ketika meninjau bersama Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri.
Menurutnya, warga sempat melakukan perbaikan secara swadaya dengan membeli batu koral, namun belum optimal, genangan air masih saja terjadi.
Padahal jalan tersebut merupakan akses viral warga sehari-hari baik anak-anak yang bersekolah di TK maupun SD. “Sudah kami urunan beli koral, tapi tetap saja air menggenang,” tambahnya.
Menanggapi kondisi itu, Staf Bidang Jalan Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Hery Firmansyah yang ikut turun ke lokasi mengatakan aspirasi warga terkait genangan di jalan tersebut akan segera ditindak lanjuti.
“Permintaan warga agar jalan diperbaiki supaya tidak tergenang. Salah satu opsi penanganan adalah peninggian jalan melalui perkerasan, bisa menggunakan LPB atau paving block,” jelasnya.
Baca Juga: Pastikan Tak Ada Titipan, Kapolres HSU Awasi Ketat Rikmin Awal Casis Polri 2026
Ia menegaskan penanganan harus melalui tahapan dan kajian teknis terlebih dahulu. Pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut di internal dinas. “Kita lihat hasil pemeriksaan di lapangan, apakah cukup peninggian jalan atau perlu gorong-gorong maupun sodetan,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri mengatakan sengaja meninjau ke lokasi yang dikeluhkan warga, karena dengan begitu bisa diketahui secara langsung kondisi riil di lapangan.
“Kita melihat langsung kondisi jalan yang digunakan anak-anak menuju sekolah, khususnya di sekitar SDN Sungai Miai 5 dan TK Cemara Ujung. Ini cukup mengkhawatirkan karena becek, padahal sudah ada upaya swadaya dari warga,” ujarnya.
Ia pun mendorong Dinas PUPR Kota Banjarmasin segera melakukan penanganan, baik melalui anggaran perubahan maupun APBD murni tahun berikutnya.
Sehingga akses jalan dan sistem drainase di kawasan tersebut dapat berfungsi optimal. "Dewan mendorong perbaikan segera terealisasi secepatnya," tutup Rikval.
Editor : Fauzan Ridhani