banjarmasin keluhkan Sampah Kiriman tetangga, Ini Respon Bupati Banjar

Zulvan Rahmatan • Dipublikasikan Jumat, 3 April 2026 | 11:57 WIB
Saidi Mansyur, Bupati Banjar
Saidi Mansyur, Bupati Banjar

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin kembali menghadapi persoalan klasik: sampah kiriman dari wilayah hulu. Material seperti kayu, ranting, hingga tanaman air dilaporkan hanyut melalui Sungai Martapura dan menumpuk di wilayah hilir.

Salah satu sumber kiriman disebut berasal dari Kabupaten Banjar. Kondisi ini tak hanya mengotori sungai, tetapi juga mengganggu aktivitas warga yang masih mengandalkan jalur air.

Merespons situasi tersebut, Bupati Banjar Saidi Mansyur mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR. “Kami kerap berdiskusi dengan wali kota bahwa beberapa aliran sungai ini membawa sampah,” ujarnya, Kamis (2/4).

Menurutnya, persoalan ini tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi lintas daerah untuk mengatasi dampak lingkungan dan sosial yang ditimbulkan. “Kita formulasikan dengan gotong royong. Untuk sampah yang sudah terlanjur terperangkap di PDU Benua Anyar, akan dibantu Pemko Banjarmasin,” tegasnya.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR juga membenarkan adanya koordinasi tersebut. Ia menyebut penanganan sampah kiriman akan menjadi prioritas bersama ke depan. “Keberadaan sampah kiriman ini sudah sangat jelas. Ke depan akan kita tangani bersama,” ujarnya.

Sebelumnya, sampah yang terbawa arus sungai kerap mengganggu aktivitas warga, terutama di kawasan Sungai Gampa. Meski sebagian tertahan di perangkap sampah (trash boom), dampaknya sudah lebih dulu dirasakan masyarakat.

Nor Ainah (73), warga setempat mengaku aktivitasnya sering terhambat akibat banyaknya gulma yang menutup jalur sungai. “Beberapa tahun ini makin parah. Kalau sudah banyak, jukung jadi sulit lewat,” keluhnya.

Bagi warga yang masih mengandalkan sampan sebagai alat transportasi utama, kondisi ini menjadi persoalan serius. Tidak jarang, mereka terpaksa membatalkan aktivitas karena akses yang terhambat.

Dengan kondisi ini, kolaborasi antara pemerintah daerah diharapkan mampu menjadi solusi konkret agar sungai kembali bersih dan aktivitas warga tidak terganggu

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
Sumber : RADAR BANJARMASIN edisi cetak
Saidi Mansyur kalimantan selatan banjarmasin Muhammad Yamin HR Banjarmasin Darurat Sampah