BANJARMASIN - Kawasan Siring Menara Pandang Banjarmasin mulai dilakukan revitalisasi dan rencana pembenahan. Pemerintah kota ingin, salah satu objek wisata ini aman dan nyaman, bahkan untuk diakses 1x24 jam bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin, Ibnu Sabil mengatakan terdapat sejumlah titik perlu dilakukan peremajaan, perbaikan hingga penataan sesuai arahan Wali Kota, Muhammad Yamin HR.
Revitalisasi dilakukan secara bertahap, dalam waktu dekat sejumlah pohon sudah dirapikan, termasuk dalam kondisi lapuk dan memangkas bagian pohon yang selama ini menutupi cahaya lampu.
Kemudian, dilakukan juga pengadaan untuk pengerjaan di sejumlah titik kawasan Siring Menara Pandang yang fasilitasnya dalam kondisi rusak hingga kurang layak.
“Kita sudah berbicara dengan konsultan
untuk dilakukan secepatnya, pembenahan sesuai dengan angka yang sudah kita prediksikan dan proyeksikan,” ujarnya. Selasa (17/3/2026).
Ia menyebut, rencana penataan kawasan Siring Menara Pandang memang sudah masuk catatan sejak beberapa bulan lalu menjabat. Menurutnya, kawasan diinginkan bukan hanya aman di siang hari, tapi setiap waku bagi masyarakat.
Sebab ia menilai, tempat yang gelap cenderung berpotensi dimanfaatkan oknum untuk berbuat hal-hal yang menjurus kepada perilaku negatif, seperti pacaran dipojok-pojok dan lainnya.
“Kita berusaha untuk mencegah itu, dan anak-anak muda tetap dapat menikmati suasana Siring Menara Pandang ini bukan hanya di siang hari tapi 1x24 jam,” tegasnya.
Tak hanya fasilitas, pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Siring Menara Pandang juga akan dilakukan penataan, termasuk lahan parkir agar lebih rapi agar menarik minat pengusaha untuk menyewa lahan yang dikelola pemerintah.
Selain itu, keberadaan toilet dinilai patut ditambah. Termasuk dua toilet hasil CSR dari pihak swasta agar dapat memperkenankan pemerintah dalam melalukan pengelolaan lebih leluasa untuk pemeliharaan.
“Tujuannya supaya kita sendiri bisa melakukan pemeliharaan toilet-toilet tersebut terlepas yang kita coba bangun,” jelasnya.
Eks Camat Banjarmasin Barat ini menargetkan seluruh pengerjaan rampung di anggaran tahun 2026 ini. Jika dalam pengerjaan terdapat masih ada yang kurang, maka akan kembali diusulkan pada tahun 2027.
Editor : M Oscar Fraby