Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Masyarakat Berpenghasilan Rendah Bisa Pasang Leding Rp850 Ribu, PAM Bandarmasih Janji Tindak Oknum Petugas Nakal

Zulvan Rahmatan • Selasa, 17 Maret 2026 | 13:54 WIB

MENYOSIALISASIKAN: Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi menyosialisasikan tarif MBR bagi warga Kota Banjarmasin. (Humas PAM Bandarmasih untuk Radar Banjarmasin)
MENYOSIALISASIKAN: Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi menyosialisasikan tarif MBR bagi warga Kota Banjarmasin. (Humas PAM Bandarmasih untuk Radar Banjarmasin)
BANJARMASIN – PAM Bandarmasih menekankan ada tarif bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk pemasangan sambungan air bersih di Kota Banjarmasin.

Untuk MBR atau klasifikasi A1, pelanggan hanya dipatok biaya sebesar Rp850 ribu untuk pemasangan leding guna memperluas akses air bersih hingga ke ujung kota.

Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi menyebutkan tarif MBR adalah kebijakan yang telah konsisten diterapkan selama kurang lebih lima tahun terakhir. Kebijakan ini pun kembali disosialisasikan PAM Bandarmasih, utamanya untuk biaya sambungan baru.

“Untuk rumah tangga A1 atau MBR tarifnya tetap Rp850 ribu. Biaya tersebut pun dialokasikan untuk pengadaan bahan-bahan pemasangan sambungan baru," tuturnya, Selasa (17/3/2026).

Selain itu, PAM Bandarmasih menekankan bahwa status atau klasifikasi MBR tidak ditentukan secara sepihak, namun melalui hasil survei lapangan yang objektif agar dapat menyentuh masyarakat dengan tepat sasaran.

Ia merinci, sejumlah indikator utama yang menjadi acuan meliputi luas bangunan atau ukuran fisik rumah tinggal. Kemudian, luas tanah atau total area lahan yang dimiliki.

Selain itu, ada penilaian terhadap akses jalan, termasuk lebar jalan di depan rumah calon pelanggan. Terakhir, daya listrik atau lebih tepatnya kapasitas daya listrik yang terpasang di rumah calon pelanggan.

Zulbadi juga menjelaskan catatan yang perlu diingat, bahwa biaya Rp850 ribu tersebut mencakup paket standar untuk pemasangan sambungan air bersih baru bagi MBR.

Meski demikian, jika dalam proses instalasi air bersih di rumah calon pelanggan terdapat kendala teknis, seperti masih memerlukan material di luar paket standar, maka akan dikenakan biaya tambahan.

"Pelanggan akan dikenakan biaya tambahan sesuai kebutuhan material di lokasi, dengan catatan, hasil survei menunjukkan kebutuhan bahan melebihi paket yang ditentukan,” tegasnya.

PAM Bandarmasih mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap oknum petugas yang meminta bayaran melebihi ketentuan resmi. Ia berkomitmen dan menjamin tindakan tegas akan diberikan bagi personel yang terbukti melakukan pelanggaran dalam pelayanan.

"Segera laporkan jika ada indikasi petugas meminta bayaran lebih,” ucap Zulbadi. Laporan dengan dengan bukti yang lengkap dan jelas akan mempermudah perusahaan menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

Selain penekanan tarif bagi MBR, PAM Bandarmasih memastikan distribusi air bersih selama lebaran Idul Fitri 1447 H tetap lancar seperti biasa selama 24 jam penuh.

Sejumlah persiapan telah dimatangkan, termasuk menyiapkan petugas untuk menyambut keluhan atau gangguan di lapangan selama masa lebaran. Aduan terkait distribusi air yang terkendala bisa dilaporkan ke call center atau portal media yanh telah disediakan.

“Jadi masyarakat bisa langsung melapor dan akan langsung kita tindak lanjuti,” ungkap Zulbadi.

Untuk memastikan kendala terantisipasi, PAM Bandarmasih sudah menunjuk Duty Manager yang bertanggung jawab mengawasi dan memastikan air baku, pengolahan, distribusi, hingga pelayanan berjalan lancar selama masa cuti bersama.

“Kita ada posko 24 jam beserta petugasnya yang akan melayani keluhan dan tindak lanjut dari laporan pelanggan secara sistematis,” pungkasnya.

Editor : Sutrisno
#banjarmasin