Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sampah Naik 10 Persen Selama Ramadan, Aktivitas Belanja Makanan Berkemasan Meningkat di Banjarmasin

Zulvan Rahmatan • Rabu, 4 Maret 2026 | 09:32 WIB

MEMBELUDAK: Sampah saat membeludak di TPS Jalan Perdagangan, Kelurahan Alalak Utara, Banjarmasin Utara. (Dok. Radar Banjarmasin)
MEMBELUDAK: Sampah saat membeludak di TPS Jalan Perdagangan, Kelurahan Alalak Utara, Banjarmasin Utara. (Dok. Radar Banjarmasin)
BANJARMASIN - Selama Ramadan, volume sampah di Kota Banjarmasin naik sampai 10 persen dibandingkan hari biasa. 

Padahal, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat mencatat rata-rata sampah yang dihasilkan berada di kisaran 400–600 ton pada hari biasa.

Peningkatan volume sampah ini dipicu oleh perubahan pola konsumsi masyarakat, terutama ketika berbuka puasa dan sahur seiring meningkatnya aktivitas belanja warga.

Selain itu, faktor belanja daring dan kemasan siap saji sekali pakai jadi penyumbang bertambahnya sampah rumah tangga.

Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Pengelolaan Sampah, DLH Banjarmasin, Marzuki mengakui memang terjadi peningkatan volume sampah selama bulan Ramadan.

Meski demikian, peningkatan volume sampah selama Ramadan disebut sebagai pola yang rutin terjadi setiap tahun.

Selain sampah plastik dan kemasan, sampah organik dari sisa makanan juga menjadi penyumbang meningkatnya volume sampah. 

“Biasanya sisa makanan ini yang tidak habis ketika berbuka dan sahur. Sampah organik ini berupa sisa buah-buahan dan sayuran turut mengalami peningkatan,” ucapnya, Selasa (3/3/2026). 

Selain sampah organik, jenis sampah seperti kemasan styrofoam serta bungkus belanja online juga ikut menyumbang penambahan volume harian.

Menurutnya, sampah plastik berbahan styrofoam dan kemasan makanan menjadi tantangan tersendiri karena relatif sulit untuk didaur ulang. 

Sehingga pengelolaan sampah jadinya harus lebih ekstra, baik penerapan program surung sintak dan daur ulang sampah plastik.

Editor : Sutrisno
#banjarmasin #ramadan #Sampah