Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Genangan Air Sebabkan Jalan Cepat Rusak, DPRD Banjarmasin Soroti Drainase Kota

Zulvan Rahmatan • Senin, 2 Maret 2026 | 13:28 WIB

BERLUBANG: Kondisi jalan berlubang dan tambalan aspal yang rusak di salah satu ruas jalan Kota Banjarmasin. (Foto: Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin)
BERLUBANG: Kondisi jalan berlubang dan tambalan aspal yang rusak di salah satu ruas jalan Kota Banjarmasin. (Foto: Zulvan Rahmatan/Radar Banjarmasin)
BANJARMASIN – Persoalan jalan berlubang dan tambalan aspal yang cepat rusak kembali mencuat. Kondisi tersebut dinilai tak pernah tuntas meski perbaikan kerap dilakukan. 

DPRD Kota Banjarmasin menyoroti lemahnya sistem drainase sebagai salah satu akar permasalahannya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Zainal Hakim, mengatakan secara karakter material aspal memang memiliki ketahanan rendah terhadap air. Sementara Banjarmasin dikenal dengan curah hujan tinggi serta kerap dipengaruhi air pasang.

“Dengan kondisi itu, jalan aspal di Banjarmasin sangat rentan rusak. Apalagi kalau air sering menggenang di badan jalan,” ujarnya, Senin (2/3/2026).

Menurut Hakim, kerusakan jalan tidak bisa terus-menerus diselesaikan dengan tambalan sementara. Pasalnya, genangan air yang berulang akan kembali merusak lapisan aspal, sehingga perbaikan menjadi tidak bertahan lama.

Ia menilai, persoalan genangan air menunjukkan masih banyak ruas jalan di Banjarmasin yang belum didukung sistem drainase memadai. Bahkan, ada jalan yang sama sekali tidak memiliki drainase di sisi kiri dan kanan.

“Ini yang harus dibenahi. Ada ruas jalan yang drainasenya tidak terkoneksi dengan baik, bahkan tidak ada drainase sama sekali. Akibatnya air mengendap dan merusak jalan,” jelasnya.

Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, lanjut Hakim, mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan pembenahan menyeluruh, khususnya pada desain jalan. 

Ia meminta agar pembangunan dan perbaikan jalan ke depan benar-benar terintegrasi dengan sistem drainase.

“Kami meminta desain jalan diperbaiki, harus betul-betul terkoneksi dengan drainase di samping kiri dan kanan. Jangan lagi air dibiarkan menggenang di badan jalan,” tegasnya.

Selain itu, untuk jalan-jalan berlubang yang bersifat mendesak dan membahayakan pengguna jalan, Hakim meminta penanganan segera. Ia mengingatkan, di Dinas PUPR terdapat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan yang bisa menangani kerusakan kecil atau insidentil.

“Jangan menunggu rusaknya makin parah. Untuk lubang-lubang kecil, UPT bisa langsung turun melakukan penanganan,” pungkas Hakim.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Kartika Estaurina, membenarkan bahwa kerusakan jalan di kawasan Pemurus Dalam erat kaitannya dengan persoalan genangan air.

“Masalah di sana itu airnya tergenang, jadi memang perbaikan drainase diperlukan. Selama air masih mengendap di badan jalan, tambalan aspal tidak akan bertahan lama,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Ia menambahkan, pihaknya akan menindaklanjuti kondisi tersebut dengan melakukan evaluasi sistem drainase di lokasi, agar penanganan jalan ke depan bisa lebih efektif dan tidak berulang.

Editor : Sutrisno
#banjarmasin #Jalan Rusak