Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

PKL Tutup Jalur, Pejalan Kaki di Pasar Wadai Banjarmasin Kesulitan

Endang Syarifuddin • Jumat, 27 Februari 2026 | 14:36 WIB

PADAT: Suasana Festival Pasar Wadai Ramadhan di kawasan Siring 0 Kilometer, Banjarmasin, tampak dipadati pengunjung, Kamis (26/2/2026).
PADAT: Suasana Festival Pasar Wadai Ramadhan di kawasan Siring 0 Kilometer, Banjarmasin, tampak dipadati pengunjung, Kamis (26/2/2026).

BANJARMASIN – Sejak resmi dibuka, Pasar Wadai Ramadhan di kawasan Siring Nol Kilometer Banjarmasin selalu dipenuhi pengunjung sejak sore hingga malam hari. 

Ada yang berburu takjil atau hanya sekadar cuci mata menunggu waktu berbuka. Namun, antusias warga yang datang justru tersendat lantaran sebagian jalur tertutup lapak PKL (Pedagang Kaki Lima). 

Warga tampak berjalan berdesakan, bahkan kerap harus berhenti untuk saling memberi jalan di tengah keramaian.

Seorang pengunjung, Dayat menyayangkan lemahnya pengaturan di area strategis tersebut. Jalur yang seharusnya difungsikan sebagai akses pejalan kaki justru dipenuhi PKL yang menggelar dagangan.

“Lapaknya tepat di tengah jalur orang lewat. Kalau ramai, otomatis jadi macet dan saling dorong. Ini perlu penataan,” ucapnya, Kamis (26/2/2026) malam.

Ia juga mengingatkan potensi risiko keselamatan, terutama bagi lansia dan anak-anak yang rawan terjatuh saat kondisi padat. Sebagai agenda tahunan yang selalu dinanti masyarakat, Pasar Wadai identik dengan lonjakan pengunjung setiap sore. 

Namun, keberadaan PKL di titik yang tidak semestinya dinilai berpotensi memicu penumpukan massa yang sulit dikendalikan.

Project Manager Event, Muhammad Budiansyah menjelaskan panitia sebenarnya telah menyiapkan zona khusus bagi PKL. Area tersebut disesuaikan dengan jenis lapak, baik gerobak maupun lapak sederhana.

“Kami sudah menyiapkan ruang berjualan. Hanya saja kemungkinan daya tampung belum mencukupi untuk semua pedagang yang ingin ikut serta,” kata Budi kepada awak media.

Ia menegaskan, berjualan di luar zona yang telah ditetapkan tidak diperbolehkan dengan alasan apa pun. Meski demikian, pihaknya mengakui masih ada pedagang yang nekat membuka lapak di badan jalan. Ke depan, panitia berencana melakukan penertiban secara bertahap dengan pendekatan persuasif.

“Kami akan lakukan penataan kembali agar tidak terjadi kepadatan di jalur pengunjung. Ini demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” tutupnya.

Editor : Sutrisno
#berburu takjil #Nol Kilometer #banjarmasin #pedagang kaki lima (PKL) #Pasar Wadai