Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Disidak Dinkes, Jajanan Pasar Wadai Aman

Endang Syarifuddin • Rabu, 25 Februari 2026 | 13:50 WIB

Petugas Dinkes Kota Banjarmasin melakukan pemeriksaan sampel jajanan di Festival Pasar Wadai Ramadan, Selasa (24/2). Dari 10 sampel makanan dan minuman yang diuji, seluruhnya dinyatakan negatif zat be
Petugas Dinkes Kota Banjarmasin melakukan pemeriksaan sampel jajanan di Festival Pasar Wadai Ramadan, Selasa (24/2). Dari 10 sampel makanan dan minuman yang diuji, seluruhnya dinyatakan negatif zat be

BANJARMASIN – Tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk memastikan keamanan jajanan berbuka puasa. Hasilnya, seluruh sampel yang diuji dinyatakan aman dari kandungan zat berbahaya.

Sebanyak 10 sampel makanan dan minuman diambil secara acak dari sejumlah lapak pedagang. Jenisnya beragam, mulai dari kue basah, mie habang, bakso goreng, gulali, manisan buah, hingga minuman es berwarna cerah yang ramai diburu pembeli jelang waktu berbuka.

Pengujian difokuskan pada kandungan boraks, pewarna tekstil, serta pemanis buatan yang tidak sesuai standar keamanan pangan.

Ketua Tim Pokja Kesehatan Lingkungan Kerja dan Olahraga Dinkes Banjarmasin, Umi Kalsum, menegaskan pemeriksaan ini merupakan langkah antisipatif di tengah lonjakan produksi dan penjualan pangan selama Ramadan.

“Ramadan identik dengan lonjakan produksi dan penjualan. Karena itu kami turun langsung melakukan pengawasan agar tidak ada bahan berbahaya yang digunakan,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Lalu bagaimana hasilnya? Umi mengungkapkan bahwa seluruh sampel yang diperiksa di laboratorium dinyatakan negatif dari zat berbahaya.

“Alhamdulillah, tidak ada ditemukan boraks, pewarna tekstil, maupun pemanis yang melanggar ketentuan. Ini menjadi kabar baik bagi masyarakat,” tambahnya.

Meski demikian, pengawasan tidak akan berhenti pada satu kali sidak. Dinkes memastikan inspeksi akan terus dilakukan selama Festival Pasar Wadai berlangsung.

“Pengawasan tidak berhenti hari ini. Jika nanti ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau agar tetap waspada saat memilih jajanan berbuka. Warna yang terlalu mencolok atau tekstur yang tidak wajar patut dicurigai.

“Perhatikan warna yang terlalu mencolok atau tekstur yang tidak wajar. Konsumen yang teliti juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan pangan,” pungkasnya.

Hasil pemeriksaan jajanan Pasar Wadai yang dilakukan Dinkes diapresiasi Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Banjarmasin.

Kepala Disporapar Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, mengatakan bahwa hasil uji yang menyatakan seluruh sampel negatif zat berbahaya menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat.

“Kami banyak berterima kasih kepada Dinkes atas kegiatan sidak ini. Hasilnya tentu menjadi hal positif bagi jaminan para pengunjung serta keamanan jajanan di Pasar Wadai Ramadan,” ujarnya.

Mantan Camat Banjarmasin Barat itu menilai, pengawasan berkala sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. apalagi Festival Pasar Wadai bukan hanya pusat kuliner Ramadan, tetapi juga bagian dari daya tarik wisata musiman Kota Banjarmasin.

Berharap sinergi antarinstansi terus diperkuat selama Ramadan berlangsung. Pengawasan yang konsisten dinilai menjadi kunci agar even tahunan tersebut tetap berjalan tertib dan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM.

“Keamanan pangan adalah prioritas. Kalau pengunjung merasa aman dan nyaman, maka event ini akan semakin dipercaya dan diminati,” ucap Ibnu.

Editor : Arif Subekti
#Aman #dinkes #banjarmasin #Pasar Wadai