BANJARMASIN - Skema peralihan halte bus di kawasan Taman Siring Nol Kilometer, Jalan Jenderal Sudirman Banjarmasin diberlakukan selama Festival Pasar Wadai Ramadan berlangsung.
Halte Nol Kilometer yang sebelumnya berada di seberang Korem 101 Antasari ditutup sementara. Sebagai gantinya, halte sementara didirikan di sisi SPBU Sabilal Muhtadin, berjarak kurang dari 500 meter dari lokasi semula.
Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan, Adi Rosian menjelaskan bahwa pengalihan tersebut bersifat sementara selama Pasar Wadai berlangsung. Peralihan juga merupakan permintaan Disbudporapar Banjarmasin yang telah dikoordinasikan bersama instansi terkait.
“Kita hanya menentukan titik pengganti yang paling dekat dengan titik semula. Untuk yang mendirikan tenda halte sementara dari pihak panitia yang dipekerjakan Disbudporapar,” ujarnya, Selasa (24/2).
Adi menegaskan, pengalihan dilakukan sesuai prosedur. Surat pemberitahuan telah diterima, dan peralihan diberlakukan sejak sehari sebelum Ramadan. “Sesuai surat, halte sementara ini diminta sampai hari ke-28 Ramadan,” ungkap Adi.
Ia memastikan tidak ada perubahan lain dalam sistem transportasi. Seluruh angkutan umum, baik yang dikelola provinsi maupun kota, tetap beroperasi normal. Informasi pengalihan juga telah disampaikan kepada pengelola Bus Trans Banjarbakula sebagai panduan sementara bagi penumpang.
Kepala Disbudporapar Banjarmasin, Ibnu Sabil membenarkan adanya pengalihan tersebut. Ia menyebut kebijakan ini telah dibahas dalam rapat lintas sektor. “Betul, karena lokasinya termanfaatkan. Namun pengalihan hanya sementara selama adanya pasar wadai,” pungkasnya.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief