BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru menambah jumlah penerima insentif bagi guru Pendidikan Al-Qur’an pada 2026. Kenaikan ini mencapai dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Direktur Utama BKPAKSI Banjarbaru, Imam Sadikin menyampaikan, pada 2025 lalu jumlah guru mengaji yang menerima insentif tercatat 132 orang. Tahun ini, angka itu melonjak menjadi lebih dari 250 orang. “Ini tentu sangat berarti bagi guru-guru kami yang sudah bertahun-tahun mengabdi dalam mendidik generasi Qur’ani,” ujarnya.
Menurutnya, kebijakan ini menjadi bukti perhatian pemerintah daerah terhadap para guru mengaji yang selama ini berkontribusi dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda.
Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby menegaskan bahwa peningkatan insentif bagi guru agama merupakan bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keagamaan.
“Guru-guru agama memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda di Banjarbaru. Sudah sepatutnya mereka mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah,” ujarnya.
Ia berharap tambahan penerima insentif ini dapat memacu semangat para guru untuk terus mengajar dengan penuh dedikasi.
“Mudah-mudahan kedepannya Pemko Banjarbaru bisa meningkatkan kembali, tentunya dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Insyaallah akan tetap kami perjuangan untuk guru agama di Banjarbaru,” pungkasnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief