BANJARMASIN - Selama bulan suci Ramadan, Polresta Banjarmasin meningkatkan intensitas patroli malam dengan menyisir sejumlah titik rawan di wilayah Kota Banjarmasin.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Patroli difokuskan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang kerap muncul saat Ramadan, seperti aksi remaja bergerak sahur menggunakan sound system, perang sarung, hingga keberadaan kelompok remaja yang membawa senjata tajam. Selain itu, aksi kebut-kebutan dan balapan liar juga menjadi atensi serius kepolisian.
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Cuncun Kurniadi melalui Kasi Humas Ipda Sunarmo menegaskan, patroli rutin digelar untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
"Personel akan menyisir kawasan-kawasan rawan. Bila ditemukan kerumunan, tim akan melakukan pemeriksaan sekaligus memberikan imbauan agar tidak terjadi gangguan kamtibmas," ujar Sunarmo, Selasa (17/2/2026).
Menurutnya, patroli juga menyasar ruas jalan yang kerap dijadikan arena balapan liar menjelang sahur. Beberapa titik yang menjadi perhatian antara lain sepanjang Jalan A. Yani Km 4, Km 5, dan Km 6, serta lokasi lain yang dinilai rawan.
"Tim gabungan dari Satlantas dan fungsi terkait akan dikerahkan pada jam-jam rawan menjelang sahur yang biasanya dimanfaatkan remaja untuk balapan liar," terangnya.
Polresta Banjarmasin juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk turut mengawasi aktivitas anak-anaknya pada malam hingga dini hari. Partisipasi warga dinilai penting dalam menciptakan suasana Ramadan yang aman, tertib, dan kondusif.
Tak kalah penting, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan pencurian maupun bahaya kebakaran. "Saat meninggalkan rumah untuk beribadah, pastikan pintu dan jendela terkunci serta harta berharga dalam kondisi aman. Perhatikan pula kompor dan colokan listrik agar dilepas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pesannya.
Editor : M Oscar Fraby