BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby menggelar silaturahmi khusus bersama atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Banjarbaru di Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (31/1/2026) malam.
Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas prestasi atlet disabilitas yang telah mengharumkan nama daerah di ajang internasional.
Tiga atlet NPCI Banjarbaru yang hadir, yakni Mulyadi, Warmia, dan Seriwati, merupakan bagian dari Kontingen Indonesia pada ajang ASEAN Para Games ke-13 Tahun 2025 yang digelar di Thailand.
Suasana silaturahmi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Wali Kota Lisa menyambut langsung para atlet beserta pendamping, sekaligus berbincang santai dan memberikan penghargaan sebagai bentuk dukungan moril atas perjuangan serta dedikasi mereka.
Dalam sambutannya, Wali Kota Lisa menyampaikan rasa bangga dan haru atas capaian yang diraih para atlet NPCI. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut bukan sekadar raihan medali, melainkan wujud semangat, kerja keras, dan ketekunan yang patut menjadi teladan bagi masyarakat.
“Apa yang diraih para atlet NPCI ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang semangat, kerja keras, dan ketekunan yang patut menjadi teladan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia berharap, capaian Mulyadi, Warmia, dan Seriwati dapat memotivasi atlet lainnya, khususnya penyandang disabilitas, untuk terus berprestasi dan percaya pada kemampuan diri.
Sementara itu, Warmia mewakili atlet NPCI Banjarbaru menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjarbaru atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi atlet disabilitas untuk terus berlatih dan berprestasi.
“Dukungan dari Ibu Wali Kota dan Pemerintah Kota Banjarbaru sangat berarti bagi kami. Semoga ke depan fasilitas dan alat latihan bisa terus ditingkatkan,” ungkapnya.
Silaturahmi ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mendorong kesetaraan kesempatan berprestasi bagi seluruh warga, termasuk atlet disabilitas, sekaligus menegaskan Banjarbaru sebagai kota yang inklusif dan berorientasi pada prestasi.
Editor : Fauzan Ridhani