Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

PUPR Banjarbaru Manfaatkan Teknologi Digital, Data Ketinggian Air Sungai Kini Bisa Diakses Publik

Sheilla Farazela • Jumat, 16 Januari 2026 | 15:05 WIB

TERPASANG: Dinas PUPR Banjarbaru menerapkan sistem telemetri berbasis digital untuk memantau ketinggian air. (Deny untuk Radar Banjarmasin)
TERPASANG: Dinas PUPR Banjarbaru menerapkan sistem telemetri berbasis digital untuk memantau ketinggian air. (Deny untuk Radar Banjarmasin)
BANJARBARU – Upaya meningkatkan kewaspadaan banjir di Kota Banjarbaru kini dilakukan dengan pendekatan teknologi digital. 

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarbaru memasang sistem telemetri yang memungkinkan data ketinggian muka air sungai dipantau dan diakses secara daring.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Banjarbaru, Muhammad Deny Pramuji, mengatakan sistem telemetri tersebut mulai dipasang sejak akhir 2025 dan saat ini masih dalam tahap uji coba operasional.

“Dengan sistem ini, data ketinggian air dan curah hujan bisa dipantau secara aktual karena langsung masuk ke jaringan internet,” ujarnya Jumat (16/1)

Berbeda dengan sistem peringatan konvensional, pemantauan ketinggian air sungai tidak menggunakan alarm manual. 

Informasi disampaikan melalui siaran pesan WhatsApp kepada pihak terkait dan ditampilkan pada laman resmi sehingga dapat diakses masyarakat secara luas.

“Kalau kami bukan pakai alarm, tapi melalui broadcast WA dan website. Jadi datanya bisa dipantau kapan saja,” kata Deny.

Ia menjelaskan, alat telemetri berfungsi mengukur ketinggian muka air sungai sekaligus mencatat curah hujan di sekitar lokasi pemasangan. 

Data tersebut dinilai cukup akurat dan telah dimanfaatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarbaru sebagai bahan pemantauan awal.

“Datanya sudah digunakan BPBD untuk monitoring. Sementara ini hasilnya cukup baik,” ujarnya.

Saat ini, telemetri telah terpasang di tiga lokasi strategis, yakni kawasan Kemuning, Tonhar, serta Sungai Kuranji di Kecamatan Cempaka. Ketiga titik tersebut merupakan wilayah yang selama ini menjadi perhatian dalam pengendalian banjir.

Ke depan, Dinas PUPR Banjarbaru berharap sistem pemantauan digital ini dapat terintegrasi sepenuhnya dengan BPBD sehingga data ketinggian air sungai dapat menjadi dasar pengambilan keputusan cepat dalam mitigasi bencana.

Editor : Sutrisno
#banjarbaru #Sungai