Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sekolah Rawan Banjir, SDN 2 Bangkal Banjarbaru Siaga Air Kiriman

Sheilla Farazela • Senin, 5 Januari 2026 | 12:30 WIB

SIAGA: SD Negeri 2 Bangkal Banjarbaru waspada banjir susulan.
SIAGA: SD Negeri 2 Bangkal Banjarbaru waspada banjir susulan.
BANJARBARU – Aktivitas belajar mengajar hari pertama masuk sekolah di SD Negeri 2 Bangkal, Kota Banjarbaru, berlangsung normal meski pihak sekolah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.

Kepala SDN 2 Bangkal, Nur Ihwanto saat ditemui, mengatakan kondisi genangan di lingkungan sekolah saat ini sudah surut. Meski demikian, hujan yang turun dan adanya informasi kenaikan air di wilayah hulu membuat pihak sekolah bersiaga.

“Alhamdulillah hari pertama masuk sekolah kondisi surut. Sudah sekitar seminggu ini air turun, tapi tadi ada informasi air naik lagi di daerah hulu, jadi kami tetap siaga karena kemungkinan sore ini air bisa datang lagi,” ujarnya, Senin (5/1).

Ia menjelaskan, saat banjir terjadi, ketinggian air di sekolah bisa cukup parah hingga masuk ke ruang kelas. Bahkan pada banjir yang terjadi Minggu (28/12) malam lalu, air mencapai setinggi pinggang orang dewasa.

“Air sempat masuk ke kelas, peralatan elektronik langsung kami amankan. Kemarin juga sudah dibantu BPBD untuk pembersihan ruang kelas,” jelasnya.

Jika banjir terjadi lagi akibat air kiriman, pihak sekolah harus kembali melakukan pembersihan dan mengamankan fasilitas belajar.

Terkait proses pembelajaran, Nur Ihwanto menyebut pihaknya telah menyiapkan skema Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai alternatif jika banjir kembali merendam sekolah.

“Kalau banjir, biasanya kami lapor dulu ke dinas untuk izin PJJ. Setelah ada izin, baru kami laksanakan,” katanya.

Ihwanto juga mengimbau para siswa agar tetap berada di rumah saat banjir terjadi dan tidak memaksakan diri datang ke sekolah.

“Biasanya anak-anak ingin ke sekolah untuk membantu, tapi kami imbau tetap di rumah saja. Karena kondisi banjir juga terjadi di lingkungan rumah mereka,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru Abdul Basid mengatakan, sementara ini di Banjarbaru belum ada laporan satuan pendidikan yang terdampak banjir.

"Saat ini belum ada laporan. Hanya saja beberapa minggu lalu ada dua sekolah terdampak, yakni SMP 12 dan SDN 2 Bangkal," sebutnya.

Disdik meminta sekolah agar terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan, serta segera melaporkan apabila terjadi genangan yang mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Editor : Sutrisno
#Banjir #Sekolah #banjarbaru