Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Arus Balik 5 Rajab Padati Feri Banjarmasin–Batola

Maulana Radar Banjarmasin • Senin, 29 Desember 2025 | 17:11 WIB

PENUH PENUMPANG: Jemaah 5 Rajab memadati feri penyeberangan Banjar Raya-Sungai Lauk saat arus balik.
PENUH PENUMPANG: Jemaah 5 Rajab memadati feri penyeberangan Banjar Raya-Sungai Lauk saat arus balik.
BANJARMASIN - Jalur feri penghubung Banjarmasin–wilayah seberang di Kabupaten Barito Kuala menjadi pilihan favorit jemaah saat arus balik peringatan 5 Rajab.

Layanan penyeberangan yang menghubungkan Kecamatan Tamban, Mekarsari, hingga Tabunganen itu dinilai efektif memotong waktu tempuh dan menghindari kepadatan jalur darat.

Pantauan sejak pukul 23.00 Wita hingga jelang subuh menunjukkan arus penumpang terus mengalir di tiga titik penyeberangan, yakni Banjar Raya–Sungai Lauk, Banjar Raya–Saka Kajang, serta Alalak Selatan–Jelapat.

Hampir seluruh pengguna feri merupakan jemaah 5 Rajab yang kembali ke daerah masing-masing.

Di antara ketiganya, penyeberangan Banjar Raya–Sungai Lauk di Desa Tinggiran Luar II paling diminati. Selain menggunakan kapal berkapasitas besar, feri ini mampu mengangkut kendaraan roda empat.

Tak hanya jemaah asal Batola, penumpang dari Kabupaten Kapuas, khususnya wilayah Lupak juga memilih jalur ini untuk menghindari kemacetan darat.

“Kami diarahkan lewat Jalan Gubernur Soebarjo sampai Trisakti, lalu menyeberang pakai feri,” ujar Parianto (48), pengemudi mobil pikap. Ia mengaku saat berangkat memilih jalur darat, namun arus balik lebih efisien lewat feri.

 “Kalau arus balik biasanya padat. Feri buka 24 jam, lebih hemat jarak dan waktu,” katanya.

Pengelola feri mengoperasikan dua armada selama 24 jam penuh. Tarif penyeberangan tetap normal: Rp10 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp30 ribu untuk roda empat.

Setibanya di dermaga, jemaah juga disambut warga setempat yang menyediakan makanan dan minuman gratis, mulai mi instan, pentol, bubur kacang, hingga kopi dan teh hangat.

“Ini dari pemilik feri dan sumbangan masyarakat sekitar untuk menjamu jemaah,” kata Haidir, relawan setempat. Menurutnya, sejak pagi ribuan jemaah memanfaatkan jalur feri dari Tamban, Mekarsari, Kapuas, hingga Anjir guna menghindari kepadatan di Jembatan Barito.

Sementara itu, Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, memastikan pengamanan berjalan aman dan terkendali.

 “Kami kerahkan enam armada patroli dengan total 40 personel. Pengamanan di dermaga dan perairan berlangsung hingga subuh dan berjalan lancar,” pungkasnya. (*) 

 

Editor : M. Ramli Arisno
#Polairud Banjarmasin #penyeberangan jemaah #arus balik jemaah 5 Rajab #jalur alternatif arus balik #feri Banjarmasin Batola