Sejak Senin (29/12/2025) sore, jemaah tampak berdatangan bertahap untuk kembali ke daerah asal, didominasi tujuan Jawa Timur.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 15.30 Wita, aktivitas penumpang mulai meningkat. Rombongan yang memilih kapal laut mayoritas berasal dari Jawa Timur, dengan rentang usia beragam, anak-anak hingga lanjut usia, menunggu jadwal keberangkatan malam hari.
Rohim (55), jemaah asal Malang, mengaku pulang sehari setelah mengikuti peringatan 5 Rajab di Martapura.
Ia memperkirakan kapal yang ditumpanginya berangkat sekitar pukul 21.00 atau 23.00 Wita.“ Kalau tidak jam 9 atau 11 malam ini,” ujarnya.
Rohim menuturkan sudah dua tahun terakhir rutin mengikuti 5 Rajab. Kepulangan kali ini tak mengurangi niatnya untuk kembali ke Kalimantan Selatan pada kesempatan berikutnya.
Hal serupa disampaikan Ruhilah (60), yang memilih bertahan semalam di Sekumpul sebelum langsung menuju pelabuhan.
“Kami langsung dari Martapura ke sini. Walau begitu, saya masih kuat perjalanan jauh naik kapal,” katanya.
Koordinator Perencanaan dan Pengendalian PT Indonesia Kendaraan Terminal Cabang Banjarmasin, Muhammad Pahriadi, memperkirakan arus jemaah akan terus meningkat hingga malam.
“Dari sore masih berdatangan. Puncaknya hari ini malam, nanti terlihat kepadatannya,” ucapnya.
Ia menyebut dua kapal komersial dijadwalkan berlayar menuju Surabaya malam ini. Namun, jumlah pasti penumpang baru dapat dipastikan menjelang keberangkatan.
“Untuk jumlah pasti nanti malam baru ketahuan,” ujarnya.
Sementara itu, sebagian jemaah asal Surabaya dan Pamekasan masih beristirahat di posko relawan sekitar pelabuhan.
Informasi dari porter menyebutkan puncak arus balik di Pelabuhan Trisakti diperkirakan terjadi esok hari, termasuk rombongan dari Jambi dan Riau. Data sementara relawan mencatat sekitar 618 jemaah dari Muara Tungkal (Jambi) dan Tembilahan (Riau).
Meski hujan ringan turun sore ini, arus kedatangan jemaah ke pelabuhan tetap berlangsung bertahap. (*)
Editor : M. Ramli Arisno