BANJARBARU – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banjarbaru dipastikan tetap berjalan meski memasuki masa libur sekolah. Penyaluran difokuskan kepada penerima manfaat kategori 3B, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita yang terdata melalui posyandu serta pondok pesantren.
Koordinator Wilayah MBG Banjarbaru, Citra Nurfitriani, mengatakan distribusi MBG selama libur sekolah tetap mengacu pada petunjuk teknis (juknis) yang berlaku. Jenis makanan yang disalurkan berupa makanan basah siap santap (omprengan) serta makanan kering yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi penerima manfaat.
“Di Kota Banjarbaru, distribusi MBG tetap berjalan dengan sasaran bumil, busui, dan balita dari posyandu dan pondok pesantren. Bentuk makanan yang diberikan berupa makanan basah dan makanan kering,” ujarnya, Kamis (25/12).
Sementara, untuk penyaluran MBG bagi siswa sekolah selama masa libur, dia menjelaskan pelaksanaannya bersifat fleksibel. Tergantung pada kesepakatan antara pihak sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kepala SPPG Caraka, Muhammad Nasrullah menyampaikan, keputusan pelayanan MBG di sekolah selama libur sepenuhnya mengikuti permintaan dari masing-masing sekolah. “Benar, jika sekolahnya meminta libur, maka pelayanan MBG di sekolah tersebut juga akan diliburkan,” ujarnya.
Sisi lain, Kepala SDN 1 Loktabat Utara, Muhran menerangkan, bahwa tidak ada distribusi MBG selama masa libur semester di sekolahnya. “Sejak tanggal 24 Desember kami sudah libur. Jadi ketika libur memang tidak ada distribusi MBG. Hal ini juga sudah kami bicarakan dan koordinasikan dengan pihak SPPG,” terangnya.
Distribusi MBG terakhir di sekolah tersebut dilakukan sebelum libur, yakni Selasa (23/12) tadi, dengan penyesuaian jadwal seiring percepatan kegiatan sekolah. “Distribusi MBG terakhir, kami terima sebelum libur. Yakni Selasa (23/12) tadi, bahkan waktu pembagian rapor kemarin, juga dipercepat,” katanya.
Kebijakan tersebut terangnya masih sejalan dengan arahan Kementerian Pendidikan yang menekankan bahwa masa libur sekolah dimanfaatkan peserta didik untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Baca Juga: BGN Perketat SOP, Mobil MBG Dilarang Masuk Sekolah
Editor: Oscar Fraby
Editor : Arief