Sejumlah kabel semrawut di depan Kolam Renang Antasari, Jalan Ahmad Yani km 32 Banjarbaru sampai ke pertigaan Mako Brimob mulai ditata dan dipotong sejak Selasa (23/12) tadi.
Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni di konfirmasi menegaskan, penertiban kabel optik menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama menyangkut keselamatan publik dan wajah kota.
Menurutnya, pemasangan kabel jaringan internet yang tidak tertata dapat berdampak langsung pada keselamatan pengguna jalan, selain juga merusak keindahan tata kota.
“Kabel-kabel yang dipasang asal-asalan tentu berisiko. Bukan hanya mengganggu estetika kota, tapi juga bisa membahayakan masyarakat,” ujarnya.
Ia meminta para penyedia layanan internet di Banjarbaru agar lebih bertanggung jawab dalam penarikan dan pemasangan kabel, serta mematuhi ketentuan yang berlaku. Pemko, lanjutnya, tidak ingin kejadian serupa terus berulang dan memicu keresahan warga.
Untuk pengawasan lanjutan, Sirajoni menyebut akan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjarbaru guna menindaklanjuti pemasangan kabel oleh para provider.
“Kami baru menerima laporan kemarin. Selanjutnya akan kami koordinasikan dengan Diskominfo untuk diarahkan langsung ke providernya,” tutupnya
Editor : Sutrisno