BANJARMASIN - Satpol PP Banjarmasin mematangkan persiapan menghadapi momen Haul 5 Rajab di Sekumpul, Martapura.
Kepala Satpol PP Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin menerangkan personelnya diarahkan terlibat dalam pengamanan di kota maupun provinsi.
"Ada rencana membantu di sekitar kawasan Sekumpul. Di Banjarmasin kita juga diminta mendirikan posko layanan," ucapnya, Senin (22/12).
"Mungkin akan mengisi di beberapa titik di Sekumpul bersama Satpol PP se-Kalimantan Selatan," tambahnya.
Satpol PP memastikan alur pelayanan jemaah dari Banjarmasin hingga ke Martapura dalam kondisi terkendali.
Termasuk membantu pengamanan, mengatur lalu lintas dan penyaluran logistik yang diperlukan jemaah 5 Rajab.
Sementara itu, patroli rutinan juga terus dilakukan di Banjarmasin menjelang dan sesudah 5 Rajab. Sebab Kota Seribu Sungai menjadi gerbang masuk jemaah dari Kalimantan Tengah. "Kita tingkatkan pengawasan di Banjarmasin, karena di sini lintasan," katanya.
Penertiban PKL
Muzaiyin menyebut penertiban pedagang kali lima (PKL) masih menjadi pekerjaan rumah (PR).
Ia menegaskan penertiban PKL akan diperluas ke beberapa titik, termasuk trotoar di Jalan Ahmad Yani, Banjarmasin Timur. "Kita masih bertahap, kita sasar lagi," tegas Kasatpol PP.
Menurutnya masih banyak PKL yang berdagang tak sesuai pada tempatnya, di antaranya pengecer bensin, kopi gerobak, dan pedagang jajanan. "Kita tidak melarang. Tapi tempatnya yang harus diperhatikan," ucapnya.
Satpol PP menyatakan proses sosialisasi kepada PKL masih berlangsung. Rencananya, penertiban masif akan digelar pada Januari 2026 mendatang.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief