Mayoritas jemaah kali ini berasal dari Kuala Tungkal, Provinsi Jambi, dan langsung disambut relawan posko setempat.
Setibanya di pelabuhan, para jemaah yang terdiri dari lansia hingga balita beristirahat sekitar dua jam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Martapura, Kabupaten Banjar.
Baca Juga: Kejagung Bantah Kabar Penarikan Jaksa KPK
Bersama relawan, mereka bergotong royong memindahkan barang bawaan ke truk kargo secara estafet, mulai dari tas hingga koper.
Sebanyak 11 unit minibus yang merupakan armada rombongan disiapkan untuk mengangkut jemaah menuju lokasi acara.
Para relawan juga memastikan seluruh jemaah mendapat pendampingan selama proses keberangkatan.
Baca Juga: Muhammadiyah Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional
Salah seorang jemaah asal Jambi, Bahruni, mengatakan rombongannya telah berangkat sejak Jumat (19/12/2025).
Mereka sempat singgah di Surabaya, Jawa Timur, sebelum melanjutkan perjalanan laut menuju Kalimantan Selatan.
“Memang ada beberapa yang pusing karena ombak di laut lagi tinggi, tapi alhamdulillah akhirnya sampai,” ujar Bahruni.
Baca Juga: Normalisasi LGBT dan Ancaman Disorientasi Nilai
Relawan posko setempat, M Yusrian Noor, memperkirakan jumlah jemaah dari luar Pulau Kalimantan masih akan bertambah.
Menurutnya, rombongan lain dijadwalkan tiba melalui jalur laut dalam beberapa hari ke depan.
“Insyaallah masih ada jemaah dari Tembilahan, Riau, sekitar 342 orang, ditambah sekitar 70 orang lagi dari Kuala Tungkal, Jambi,” kata Yusrian.
Baca Juga: Dendam Senggolan Spion Berujung Pembunuhan di Loksado
Pihak posko memprediksi jumlah jemaah akan terus meningkat menjelang puncak peringatan 5 Rajab yang jatuh pada 28 Desember mendatang.
Relawan memastikan pelayanan bagi para tamu tetap maksimal, termasuk penyediaan makan, minum, tempat istirahat, hingga angkutan gratis menuju Martapura.
“Kami terus berkoordinasi, termasuk dengan penginapan gratis di Martapura. Jemaah langsung kami antar tanpa dipungut biaya,” tambahnya.
Baca Juga: WALHI: 51% Wilayah Kalsel Tersandera Izin Tambang dan Sawit
Hingga Senin malam, relawan mencatat sedikitnya 221 jemaah telah terdata, terdiri atas dua rombongan dari Jambi sebanyak 157 dan 49 orang, serta jemaah dari Tulungagung empat orang, Jember dua orang, dan Bangkalan sembilan orang.
Data tersebut masih bersifat sementara karena kemungkinan masih ada jemaah yang belum terdata.
Para jemaah diberangkatkan menuju Martapura sekitar pukul 23.00 Wita dengan pendampingan relawan posko setempat. (*)
Editor : M. Ramli Arisno