Pelantikan yang digelar di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Banjarbaru, itu mencakup satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), 53 Pejabat Administrator, dan 76 Pejabat Pengawas.
Pengisian jabatan Eselon II dilakukan melalui seleksi terbuka yang objektif, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan perundang-undangan.
Baca Juga: 29 Tahun Menikah, Atalia Praratya Gugat Cerai Ridwan Kamil
Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menegaskan, pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Jabatan bukan sekadar kedudukan, tetapi amanah besar yang harus dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab untuk melayani masyarakat,” ujar Erna.
Ia juga meminta seluruh pejabat yang dilantik segera beradaptasi, memperkuat sinergi antarperangkat daerah, serta memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Baca Juga: Sopir Pengangkut Galam Perkosa Siswi SD di Banjarmasin Utara
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Banjarbaru Slamet Riyadi merinci, dari total 130 pejabat yang dilantik terdiri atas satu orang Eselon II, 22 orang Eselon IIIa, 31 orang Eselon IIIb, 61 orang Eselon IVa, dan 15 orang Eselon IVb.
Selain pelantikan, Pemkot Banjarbaru masih membuka seleksi untuk tiga jabatan Eselon II yang kosong, yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Inspektur.
“Total ada 19 kandidat yang mendaftar. Rinciannya, tujuh calon Inspektur, tujuh calon Kepala Diskominfo, dan lima calon Kepala Dinas Lingkungan Hidup,” kata Slamet.
Baca Juga: Lansia Hilang 6 Hari di Martapura Ditemukan Kritis di Kawasan Rawa
Ia menambahkan, tes wawancara akhir dijadwalkan berlangsung 20 Desember 2025 oleh panitia seleksi.
Tahapan sebelumnya meliputi tes kompetensi bidang, penyaringan lima pelamar terbaik, serta asesmen di Polda Kalimantan Selatan. (*)
Editor : M. Ramli Arisno