Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Stok Bahan Pokok Kalsel Aman Jelang Nataru dan 5 Rajab

Sheilla Farazela • Senin, 15 Desember 2025 | 18:11 WIB

BAPOK: Harga kebutuhan pokok di Pasar Candi Agung Kota Amuntai, Kabupaten HSU merangkak naik jelang Nataru.
BAPOK: Harga kebutuhan pokok di Pasar Candi Agung Kota Amuntai, Kabupaten HSU merangkak naik jelang Nataru.
BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) di wilayah Banua dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 serta momentum peringatan 5 Rajab.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan, menyatakan secara umum stok bapok tidak mengalami gangguan. Berdasarkan pemantauan harga pada pekan pertama Desember 2025, mayoritas komoditas utama terpantau stabil, bahkan sebagian mengalami penurunan.

“Harga gula pasir Rp17.750 per kilogram, tepung terigu Rp12.800, kedelai impor Rp13.667, minyak goreng curah Rp17.200, serta minyak goreng premium Rp21 ribu per liter. Semuanya masih stabil dan tidak mengalami kenaikan,” ujarnya kepada Radar Banjarmasin.

Baca Juga: KPH Tanah Laut Amankan Puluhan Kayu Diduga Hasil Illegal Logging

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan saat ditemui Radar Banjarmasin
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan saat ditemui Radar Banjarmasin

Bagiawan menyebut, komoditas pangan strategis seperti telur ayam ras, daging ayam, susu, kacang kedelai, hingga tepung terigu berada dalam kondisi aman. Namun, terdapat kenaikan cukup signifikan pada komoditas cabai merah keriting.

“Insyaallah aman. Maksud aman itu bahan pokok seperti telur ayam, daging, susu, kacang kedelai, dan tepung tidak mengalami kenaikan. Yang naik cukup tinggi hanya cabai merah keriting,” jelasnya.

Harga telur ayam ras saat ini berada di angka Rp30.800 per kilogram, turun sekitar 0,6 persen dibandingkan periode sebelumnya. Padahal, beberapa waktu lalu harga telur sempat menyentuh Rp32 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.

Baca Juga: Puluhan Residen YPR Kobra Layani Jemaah 5 Rajab Sekumpul

“Telur aman. Sekarang sudah stabil di Rp30.800 per kilogram,” katanya.

Sementara itu, harga daging ayam ras juga mengalami penurunan. Saat ini berada di kisaran Rp35 ribu hingga Rp37 ribu per kilogram, turun dari harga sebelumnya yang sempat mencapai Rp40 ribu.

“Ayam pedaging sudah turun. Kita harapkan masyarakat tidak panik karena pasokan aman,” ujarnya.

Baca Juga: Hadapi 5 Rajab, Satlantas Banjarbaru Pasang 190 Rambu Lalu Lintas

Untuk komoditas beras, Pemprov Kalsel memastikan stok masih mencukupi. Harga beras medium tercatat turun 2,6 persen menjadi Rp13.522 per kilogram, sementara beras premium relatif stabil di angka Rp16.850 per kilogram.

“Beras aman. Bahkan beras community belum sepenuhnya tersalurkan. Bulog menyiapkan sekitar 25 ribu ton beras SPHP tahun ini dan belum habis, apalagi Banua juga sedang masa panen,” tutur Bagiawan.

Menghadapi potensi gejolak harga pangan, Pemprov Kalsel terus memperkuat kerja sama lintas sektor serta menggelar pasar murah di 13 kabupaten/kota sebagai upaya pengendalian inflasi.

Baca Juga: Jualan Kembang Api di Tengah Larangan, Ini Curhat Pedagang di Pasar Lima Banjarmasin

“Pemprov sudah menyiapkan langkah untuk menekan kenaikan ini. Kami bekerja sama dengan dinas pertanian sehingga ketahanan pangan tetap aman,” jelasnya.

Program pasar murah tersebut masih akan berlanjut. Dalam waktu dekat, Pemprov Kalsel juga merencanakan pasar murah tingkat provinsi yang akan digelar di kawasan Idham Chalid.

“Pasar murah sudah dari 13 kabupaten kami datangi. Tinggal satu agenda lagi pasar murah provinsi yang direncanakan di Idham Chalid,” imbuhnya. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#harga bapok nataru #stok bahan pokok Kalsel #Pemprov Kalsel #inflasi pangan Banua #pasar murah Kalsel