Fasilitas ini dikoordinasikan Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarbaru untuk memastikan seluruh jemaah yang datang dapat terlayani dengan baik.
Sejumlah sekolah dasar disulap menjadi tempat inap, di antaranya SDN 1 Sungai Besar di Jalan Beringin yang mampu menampung 150 orang, SDN 2 Mentaos di Jalan Pinus II dengan kapasitas 100 orang, serta SDN 5 Sungai Ulin di Jalan Noor Kompleks Barata untuk 150 jemaah.
Baca Juga: Pemuda Martapura Tewas Dikeroyok dan Ditusuk di Gang Abadi
Berikutnya, SDN 1 Sungai Ulin di Jalan Batas Kota juga disiapkan menampung 150 jemaah, disusul SDN 3 Sungai Ulin di Jalan PM Noor Kompleks Permata Hijau untuk 150 jemaah.
Di Kelurahan Cempaka, SDN 2 Cempaka di Jalan Mistar Cokrokusumo disiapkan untuk 50 jemaah.
Di kawasan Komet, SDN 2 Komet di Jalan Mawar menampung 200 jemaah, sedangkan SDN 3 Komet di Jalan Panglima Batur Timur menyiapkan kapasitas 50 jemaah.
Baca Juga: SDN 2 Bumi Jaya Tanah Laut Raih Adiwiyata Nasional 2025
Selain sekolah dasar, dua sekolah menengah pertama juga terlibat. SMPN 2 Banjarbaru di Jalan Panglima Batur menampung 100 jemaah dan SMPN 14 Banjarbaru di Jalan Trikora menampung 50 jemaah.
Sekolah swasta pun ikut serta, yakni SDIT/SMPIT Robbani Banjarbaru dengan kapasitas 100 jemaah, serta Yayasan Qardan Hasanah yang mampu menampung hingga 1.000 jemaah.
Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby memastikan seluruh fasilitas penginapan telah siap. "Kita sudah lihat kesiapan di lapangan. Insyaallah, Banjarbaru siap menerima jemaah kegiatan 5 Rajab," ujarnya.
Baca Juga: ISPA Melonjak Drastis di Hulu Sungai Selatan, Tembus 35.404 Kasus
Sementara itu, Kepala Disdik Banjarbaru Abdul Basid menegaskan, pemanfaatan sekolah sebagai penginapan tidak mengganggu aktivitas pembelajaran.
Menurutnya, penempatan jemaah bertepatan dengan masa libur semester ganjil.
"Sesuai kalender akademik 2025–2026, tanggal 24 Desember sampai 3 Januari itu masa cuti semester ganjil. Memang proses pembelajaran sedang libur," jelasnya.
Baca Juga: Pencairan Bonus Atlet Porprov XII Banjarmasin Belum Terealisasi
Basid menambahkan, orang tua murid turut berpartisipasi menyiapkan ruang kelas yang akan digunakan untuk menginap. Dengan dukungan tersebut, pihaknya memastikan pelayanan bagi jemaah dapat maksimal. (*)
Editor : M. Ramli Arisno