Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dua Taman di Banjarbaru Lolos Audit RBRA Nasional

Sheilla Farazela • Selasa, 9 Desember 2025 | 18:47 WIB

STANDAR NASIONAL: Taman Ramah Anak Landasan Ulin masuk rekomendasi standar nasional RBRA.
STANDAR NASIONAL: Taman Ramah Anak Landasan Ulin masuk rekomendasi standar nasional RBRA.
BANJARBARU - Upaya pemerintah Kota Banjarbaru menghadirkan ruang publik aman dan inklusif bagi anak kembali menunjukkan hasil nyata.

Dalam Audit Standarisasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) tahun 2025, dua taman menjadi fokus penilaian.

Yaitu Taman Ramah Anak Landasan Ulin dan Taman Van der Pijl, yang saat ini tengah diusulkan untuk meraih status standar nasional dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Baca Juga: Juragan Store Ekspansi Pesat: 10 Cabang di Kalimantan dan Bali, Cabang Baru Segera Dibuka

Audit digelar 2–6 Desember 2025 dan ditutup pada Sabtu (6/12/2025) lalu oleh DP3APMP2KB di Aula dinas setempat, dengan dihadiri auditor nasional serta perwakilan Pemprov Kalimantan Selatan.

Dikonfirmasi kepada Kepala DP3APMP2KB Kota Banjarbaru Hj Erma Epiyana Hartati, Selasa (9/12/2025), ia mengatakan Taman Ramah Anak Landasan Ulin meraih skor 535, unggul dalam aspek keamanan fisik, aksesibilitas, serta fasilitas bermain sesuai standar keselamatan anak.

"Taman ini juga dinilai memiliki sistem pengawasan yang cukup baik berkat partisipasi masyarakat sekitar, sehingga direkomendasikan memperoleh SK Anugerah RBRA Peringkat Utama," ucapnya.

Baca Juga: Disdik Banjar Siapkan 55 Sekolah untuk Penginapan 5 Rajab

Sementara itu, Taman Van der Pijl mencatat skor 593, lebih tinggi dari Landasan Ulin, dengan keunggulan pada sarana bermain, tata ruang ramah keluarga, serta integrasi elemen edukatif.

"Namun masih perlu perbaikan minor, taman ini juga tetap direkomendasikan menerima SK Anugerah RBRA," katanya.

Hasil kedua taman ini, sebut Epi, dinilai mencerminkan kemajuan Banjarbaru dalam memperluas ruang publik yang aman bagi semua kelompok usia anak.

Baca Juga: Rekayasa Lalin 5 Rajab Berlaku di Banjarbaru, Ini Rutenya

Audit tidak hanya mengukur fisik taman, tetapi juga sistem pemeliharaannya.

"RBRA adalah ruang yang menjamin anak dapat bermain tanpa diskriminasi dan aman dari kekerasan. Ini menjadi pondasi dalam percepatan Kota Layak Anak," ujarnya.

Ia menegaskan keberadaan ruang bermain ramah anak berperan dalam membangun karakter, interaksi sosial, hingga kreativitas. Karena itu, Pemko mendorong perluasan taman ramah anak di seluruh wilayah.

Baca Juga: Pengadilan Agama Batulicin Belum Terima Izin Poligami

Auditor juga memberikan sejumlah catatan seperti peningkatan pencahayaan, penambahan fasilitas cuci tangan, dan optimalisasi jalur anak berkebutuhan khusus.

Evaluasi ini akan menjadi dasar penyempurnaan fasilitas dan peningkatan standar inklusivitas.

"Semoga upaya ini semakin mendekatkan Banjarbaru sebagai Kota Layak Anak," tutupnya. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#audit RBRA Banjarbaru #Kota Layak Anak #Taman Landasan Ulin #taman ramah anak #Taman Van Der Pijl