Sejumlah ruas jalan utama akan diberlakukan sistem pengalihan, terutama dari arah Kabupaten Tanah Laut (Tala) menuju pusat kota.
Kepala Dishub Banjarbaru Muhammad Mirhansyah menyampaikan, arus kendaraan dari arah Banjarmasin tetap berjalan normal.
Baca Juga: Sungai Riam Kiwa dan Riam Kanan Masuk Status Siaga 1
Sedangkan pergerakan kendaraan dari arah Tala dialihkan melalui Jalan Kelapa Gading menuju Sungai Ulin.
Pengalihan tersebut dilakukan untuk memanfaatkan Lapangan SPN Banjarbaru sebagai salah satu kantong parkir dan mengurangi kepadatan menuju kawasan Murdjani.
"Rekayasa lalu lintas ini untuk memaksimalkan area parkir dan menjaga kelancaran arus kendaraan jemaah saat datang dan pulang," katanya, Selasa (9/12/2025).
Baca Juga: Pembebasan Lahan Sungai Veteran Tempekong-Zamzam On Track
Selain rekayasa arus, Dishub juga mensterilkan Lapangan Dr Murdjani dari kendaraan.
Dishub telah memetakan sejumlah alternatif tempat parkir, termasuk halaman instansi pemerintahan serta sejumlah fasilitas umum yang berada di sekitar pusat kota Banjarbaru.
Setidaknya ada 12 titik parkir di tiap instansi yang dipetakan, baik di lingkungan Pemko Banjarbaru, Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel), maupun instansi vertikal.
Baca Juga: Polres HSU Awasi Kenaikan Debit Sungai Tabalong
"Jika ditotal, 12 titik parkir yang disiapkan mampu menampung 703 unit kendaraan roda dua dan 319 unit kendaraan roda empat," akunya.
Selain Jalan Pangeran Antasari, Jalan Putri Junjung Buih, dan Jalan Bougenville, Dishub Banjarbaru juga akan memanfaatkan bahu Jalan Pangeran Suriansyah yang seharusnya tak boleh ada parkir.
"Untuk sementara sisi kiri Jalan Pangeran Suriansyah bisa digunakan," jelas Mirhan.
Baca Juga: Banjarbaru Raih Apresiasi PENARI Terbaik ke-2 Nasional dari Kemenkes
Ia menuturkan, Dishub fokus menghindari penumpukan kendaraan di jalan dan potensi kemacetan.
Terutama pada momen arus balik jemaah yang kemungkinan diberlakukan sistem satu arah (one way).
"Kita khawatir mobil berhenti di badan jalan dan berdampak pada kelancaran lalu lintas, terutama saat pulang," tegasnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno