Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Banjir Rob Rendam Kubah Habib Basirih, Air Keruh Genangi Area Makam

Zulvan Rahmatan • Selasa, 9 Desember 2025 | 04:26 WIB

TERENDAM: Kubah Habib Hamid bin Abbas Al Bahasyim, situs ikonik religi terkenal di Kalsel tak luput terendam banjir rob pada Selasa, (9/12/2025) dini hari.
TERENDAM: Kubah Habib Hamid bin Abbas Al Bahasyim, situs ikonik religi terkenal di Kalsel tak luput terendam banjir rob pada Selasa, (9/12/2025) dini hari.

BANJARMASIN - Banjir rob tidak hanya merendam jalan dan rumah warga. Kali ini giliran Kompleks Wisata Religi Kubah Basirih di Kecamatan Banjarmasin Barat yang terendam, Selasa (9/12/2025) dini hari.

Pukul 01.30 Wita, Kubah Habib Hamid bin Abbas Al Bahasyim, situs ikonik ziarah terkenal di Kalimantan Selatan, tak luput dari genangan air pasang.

Air rob yang berwarna coklat keruh membasahi lantai putih di area makam, bukan hanya di teras luar, tapi sampai rembes mengintari makam salah satu ulama kharismatik yang dikenal dengan sebutan Habib Basirih itu.

Baca Juga: Empat Rumah di Gang 3 Kelayan Ludes, Saturi Kehilangan Semua

Salah satu peziarah malam itu tampak sesekali menyingkap sarung agar tidak basah terkena banjir.

Pemandangan ini bukan hal baru bagi warga sekitar dan peziarah, sebab kompleks wisata religi tersebut berdiri tepat di pinggir Sungai Martapura.

Pedagang sekaligus warga setempat, Wahid, menuturkan banjir rob yang menggenangi area makam memang tidak berlangsung lama, namun waktu kedatangannya tidak menentu.

Baca Juga: Antrean Panjang Pendaftaran HAKI, Dua Dinas Pemko Banjarmasin Kewalahan

"Bisa lebih awal, bisa lebih agak malaman. Semakin cepat tergenang semakin cepat juga surutnya," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Menurut pria 37 tahun ini, kondisi serupa berlangsung hampir setiap tahun, terutama menjelang akhir tahun. Tak jarang peziarah yang datang saat banjir rob memilih cukup berada di luar area kompleks.

"Kebanyakan dari mereka berniat ziarah, mau itu banjir tetap ditempuh, walau akhirnya cuman di sekitar luar kubah," ungkap Wahid.

Baca Juga: Jejak Keilmuan Abuya KH Syukri Unus, Ulama Produktif yang Diingat Murid sebagai Guru Bersahaja

Ia berharap situs wisata religi di pinggiran Kota Banjarmasin ini tetap terjaga, meski tiap tahun rawan tergenang banjir rob.

Menurutnya, perlu ada upaya perbaikan infrastruktur agar peziarah tetap nyaman berkunjung.

"Setiap tahun pasti ada seperti ini. Meski tidak sepenuhnya, mungkin bisa dibenahi setidaknya peziarah enak," ujar Wahid berharap.

Baca Juga: Tips Aman Terobos Banjir Rob Banjarmasin agar Motor Tidak Mati Mendadak

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin telah merilis informasi puncak tertinggi banjir rob fase 1.

Tepatnya dini hari tadi, sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 waktu setempat dengan ketinggian air diprediksi mencapai tiga meter di atas permukaan laut.

Bukan hanya area kompleks, akses jalan menuju Wisata Religi Kubah Basirih juga disambut genangan air sepanjang ratusan meter jika datang dari arah Kelurahan Teluk Tiram.

Baca Juga: Pemkab Tabalong Pecahkan Rekor MURI Penyajian 19.497 Porsi Paliat

Kondisi ini menyulitkan kendaraan yang hendak melintas menuju lokasi wisata religi tersebut.

Sementara itu, terdapat puluhan titik di wilayah Kota Banjarmasin yang terendam banjir rob dengan kedalaman air beragam.

BPBD terus memantau perkembangan situasi dan menghimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir rob susulan. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#Habib Basirih #banjir rob Banjarmasin #wisata religi Banjarmasin #Kubah Basirih terendam #banjir rob Kalsel