Para putranya bolak-balik sambil berharap masih ada benda berharga yang bisa diselamatkan dari insiden kebakaran.
Musibah yang menimpa rumahnya di Gang 3, Jalan Kelayan A, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Senin (8/12/2025) malam.
Baca Juga: Antrean Panjang Pendaftaran HAKI, Dua Dinas Pemko Banjarmasin Kewalahan
Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.30 waktu setempat. Kobaran api yang menyala-nyala menerangi padatnya permukiman Kelayan di malam hari langsung memicu kepanikan warga.
Si jago merah melahap empat rumah sekaligus dalam sekejap.
Usai mengetahui rumahnya sudah terbakar besar, Saturi hanya bisa pasrah. Ia tak sempat menyelamatkan barang dagangan hingga sepeda motornya yang kini hangus terpanggang.
Baca Juga: Operasi Zebra Intan, Pelanggaran Lalu Lintas di Kalsel Naik Drastis
"Saya tinggal sama istri, tapi kebetulan lagi tidak di rumah saat ada api. Kata orang-orang sudah besar, saya tidak bisa masuk lagi," tutur Saturi dengan nada lesu.
Menurut saksi mata, Rakati, kebakaran sangat cepat membesar. Ia bahkan tak berani mendekat akibat rumah berbahan kayu itu diduga sangat mudah dilalap api.
"Ini api langsung jadi, sekejap sudah membesar," ujarnya di lokasi kejadian.
Baca Juga: Rutin Berikan Siraman Rohani di RGS, Kadis Kominfo Kotabaru Apresiasi Kanwil Kemenag Kotabaru
Rumah Saturi diduga jadi titik awal mula api muncul. Dua buah sepeda motor di dalamnya ikut terpanggang habis.
Sementara rumah Syamsul Arifin (34) di samping kirinya juga kena imbas, lotengnya ikut hangus dilalap api. Di sebelah kanan, rumah Sarkati (49) mengalami kerusakan ringan.
Kemudian di belakang, satu rumah lagi yang belum diketahui pemiliknya tampak menganga karena hangus terbakar.
Baca Juga: Jejak Keilmuan Abuya KH Syukri Unus, Ulama Produktif yang Diingat Murid sebagai Guru Bersahaja
Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) langsung berdatangan memadati gang begitu menerima laporan. Mereka bergerak cepat menyemburkan air ke titik api sebelum menjalar lebih luas.
"Sekitar 20 menit tadi, syukur cepat padam karena petugas cepat menyerbu api," kata Bambang, warga sekitar lokasi kebakaran.
Namun proses pemadaman tidak tanpa risiko. Satu petugas BPK dilaporkan terluka diduga terkena benda tajam saat berusaha cepat memadamkan api.
Baca Juga: Banua Berduka, Ulama Besar Abuya KH M Sukri Berpulang di Usia 77 Tahun
Beruntung, ia langsung mendapat penanganan dari tim Palang Merah Indonesia (PMI) yang bersiaga untuk evakuasi.
Selama proses pemadaman, aliran listrik di Jalan Kelayan A diputus total sebagai langkah antisipasi.
Keadaan sempat gelap gulita, hanya lampu kendaraan dan sejumlah alat elektronik termasuk lampu klap-klip BPK yang menerangi jalur evakuasi.
Baca Juga: Jalan Banjarbaru-Batulicin Terputus 4 Jam Akibat Banjir di Pengaron
Hingga berita ini diturunkan, petugas dan warga masih bergotong royong melakukan pembersihan lokasi kebakaran.
Penyebab pasti kebakaran yang menggegerkan satu kampung ini masih dalam penyelidikan petugas. (*)
Editor : M. Ramli Arisno