Ramai motor mogok ketika gagal melintasi banjir rob yang menggenangi jalan-jalan protokol Kota Banjarmasin.
Sejumlah masyarakat yang melintas harus dibantu oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin yang kebetulan melintas saat melakukan giat patroli malam.
Baca Juga: Polres Balangan Waspadai Lonjakan Peredaran Narkoba Jelang Nataru 2024
Dosen Teknik Mesin Uniska: Hindari Menerobos Genangan Tinggi
Dosen Teknik Mesin dari Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (Uniska MAB) Suprapto mengingatkan agar masyarakat lebih jeli ketika mengambil keputusan hendak melintasi genangan banjir rob dengan kendaraan roda dua.
Dari sudut pandang otomotif, ia menjelaskan terdapat bagian-bagian penting dalam ruang bakar motor yang harus tetap terjaga dari cairan seperti air. Jika air masuk ke komponen vital, motor dipastikan akan mogok di tengah genangan.
Baca Juga: ASN HSU Jalani ProASN di BKN Banjarbaru, Dorong Birokrasi Adaptif dan Modern
"Karena jika masuk ke knalpot, ruang bakar mesin, sistem pengapian, filter udara, atau ruang CVT jelas bisa mogok," ujarnya, Senin (8/12).
Tips Aman Melintas Genangan agar Motor Tidak Mogok
Suprapto, yang akrab disapa Anto, menyarankan agar pengendara mengelak dari jalan yang tergenang tinggi.
Baca Juga: Calon Haji Tanah Bumbu 2026 Dapat Fasilitas Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Apabila terpaksa harus melintas, usahakan gas motor tidak terhenti agar terhindar dari risiko mogok akibat knalpot yang terendam air masuk ke dalam sistem pembakaran.
"Usahakan motor dalam kondisi putaran mesin stabil. Pada motor manual, gunakan gigi rendah agar tenaga lebih kuat menerjang genangan," jelas Anto.
Menurut Anto, motor dengan ground clearance rendah seperti motor matic lebih rawan mogok ketika melintasi genangan air.
Baca Juga: Jelang Nataru, Pemkab HSU Gelar Pasar Murah untuk Stabilkan Harga, UMKM Lokal Ikut Terdongkrak
Sementara motor dengan transmisi manual yang terdapat pijakan di bawah kaki kanan juga rentan mengalami busi basah, sehingga pengapian tidak sampai ke mesin.
"Pastikan ketinggian genangan air. Jangan sampai filter udara, knalpot, dan sistem kelistrikan terendam, terutama motor yang pendek atau ground clearance-nya rendah," tutupnya.
BPBD: Puncak Air Pasang Rob Fase 1 Capai 3 Meter
Baca Juga: BPBD Kotabaru Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Ribuan Rumah Terancam
Sementara itu, potensi genangan dan banjir rob masih berlangsung beberapa hari ke depan di Kota Banjarmasin.
Bahkan pada dini hari Selasa (9/12), rilis BPBD Banjarmasin menyebutkan puncak air pasang rob fase 1 akan berlangsung dengan ketinggian air mencapai 3 meter di atas permukaan laut.
Masyarakat diminta tetap waspada dan menghindari aktivitas di luar rumah saat puncak air pasang.
Baca Juga: Pernikahan di Bawah Umur Masih Marak! Pengadilan Agama Banjarbaru Ungkap Datanya
Bagi yang terpaksa harus bepergian, disarankan untuk memilih jalur alternatif yang tidak tergenang atau menunda perjalanan hingga kondisi air surut kembali. (*)
Editor : M. Ramli Arisno