Pantauan Radar Banjarmasin, sepanjang Jalan Perdagangan, Kecamatan Banjarmasin Utara ada beberapa titik masih berwarna coklat oleh genangan air.
Intensitas hujan yang konsisten sejak dini hari hingga kini membuat warga tak heran, karena sudah bukan hal baru.
Salah satu pekerja kedai kopi di lokasi, Fadil tampak menyerok tempat kerjanya yang berdekatan dengan ruas jalan tergenang banjir rob.
Ia bahkan menyebut genangan air belum pernah suruh sejak kemarin malam akibat intensitas hujan yang konsisten.
“Sudah tidak heran, dari malam, subuh sampai sekarang saya balik ke sini ya seperti ini,” ujarnya.
Banyak dari pengendara memilih memelankan kendaraan ketika akan melewati banjir. Sebagian memutar balik untuk menghindari.
Kabarnya, tak sedikit motor mogok ketika gagal melintasi banjir. Bahkan giat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin tadi malam sempat membantu beberapa warga yang mengalami kendaran mogok.
Selain banjir rob di bawah curah hujan, masyarakat mayoritas pengendara motor juga tampak mengenakan warna-warni jas hujan ketika berlalu lalang.
Di sisi lain, drainase tak mampu membendung kapasitas air dari salah satu titik terendam.
Bahkan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin ada yang belum selesai, dan masih menyisakan galian dan gundukan tanah.
Tak jarang, proyek drainase yang masih dikerjakan akhir tahun itu bukan hanya rentan kena air hujan, tapi oleh banjir rob itu sendiri.
Editor : Sutrisno