Tahun ini, manajemen bandara menghadirkan fasilitas gratis bagi jemaah, mulai dari makan-minum hingga transportasi darat ke kawasan Martapura.
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan posko layanan akan didirikan di area kedatangan domestik. Posko tersebut mulai beroperasi empat hingga lima hari sebelum puncak acara pada 28 Desember 2025.
Baca Juga: Gempa 4,8 SR Guncang Kalsel, Terasa Hingga Banjarbaru dan Banjarmasin
Di posko tersebut akan disediakan makanan, minuman, serta transportasi darat gratis menuju kawasan Martapura. Fasilitas ini disiapkan untuk membantu jemaah yang datang dari berbagai daerah agar lebih mudah mencapai lokasi haul.
"Fasilitas ini kami siapkan bekerja sama dengan penyedia jasa dan relawan masyarakat," kata Millyas di Banjarbaru, Kamis (4/12/2025) siang.
Transportasi gratis berupa taksi dan armada angkut lainnya akan disiapkan untuk mengurai lonjakan jemaah yang datang dari berbagai daerah. Menurut Millyas, koordinasi terus dilakukan agar distribusi layanan berjalan lancar, mengingat bandara menjadi pintu masuk utama jamaah dari luar daerah maupun luar negeri.
Baca Juga: KPK Beberkan Peran Yaqut dalam Dugaan Korupsi Kuota Haji, Bikin Kuota Haji Khusus Melonjak
Selain menyediakan posko layanan, Bandara Syamsudin Noor juga mengimbau calon penumpang pesawat yang akan berangkat pada periode tersebut untuk aktif memantau informasi rekayasa lalu lintas. Arus kendaraan menuju bandara dipastikan mengalami penyesuaian saat Momen 5 Rajab berlangsung.
"Penumpang yang ingin terbang perlu sering memperbarui informasi. Semua update terkait rekayasa lalu lintas akan kami sampaikan melalui kanal resmi Instagram @bandarainternasionalsyamsudinnoor," jelas Millyas.
Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang membawa jemaah ke bandara maupun yang hendak menuju Martapura. Penumpang pesawat diminta datang lebih awal dan mempersiapkan waktu tempuh lebih lama karena kemungkinan kemacetan di sekitar akses bandara.
Baca Juga: Kondisi Pasca Bencana, Penjarah Minimarket di Sibolga Dilepas
Dengan rangkaian layanan tersebut, Millyas berharap arus kedatangan jemaah 5 Rajab dapat terlayani secara aman, tertib, dan nyaman. Ia memprediksi tahun ini jumlah kedatangan diperkirakan kembali melonjak seiring antusiasme jemaah menghadiri haul ulama kharismatik asal Tanah Banjar tersebut.
Haul Guru Sekumpul atau Momen 5 Rajab merupakan peringatan wafatnya Tuan Guru Haji Muhammad Zaini Abdul Ghani, ulama besar Kalimantan Selatan yang wafat pada 5 Rajab 1426 Hijriah. Setiap tahunnya, jutaan jemaah dari seluruh Indonesia bahkan mancanegara memadati Martapura untuk berziarah dan menghadiri rangkaian acara haul.
Persiapan jelang 5 Rajab juga berbarengan dengan operasi layanan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Meskipun diprediksi peningkatannya tidak terlalu signifikan, manajemen bandara tetap menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran operasional.
Baca Juga: Jelang Laga Melawan Barito Putera, PSIS Semarang Gencar Berbenah
"Untuk Nataru, peningkatan penumpang sekitar empat persen," ujar Millyas.
Bandara Syamsudin Noor menjadi salah satu bandara tersibuk di Indonesia saat Momen 5 Rajab. Lonjakan penumpang mencapai ratusan persen dibanding hari biasa, sehingga persiapan matang mutlak diperlukan. Dengan adanya layanan gratis dan koordinasi yang baik, diharapkan pelaksanaan Haul Guru Sekumpul 2025 berjalan lancar tanpa kendala berarti. (*)
Editor : M. Ramli Arisno