BANJARMASIN – Penertiban parkir di Jalan Simpang Ulin, kawasan Duta Mall, mulai terasa hasilnya. Jalan yang sebelumnya sumpek kini lebih longgar. Namun, penataan ini membuat para ojek online (ojol) kehilangan tempat menepi. Solusinya, mereka mendapat area parkir resmi.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin, Slamet Begjo menegaskan fasilitas parkir khusus ojol tersebut merupakan instruksi Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin.
"Ini bentuk perhatian wali kota kepada para ojol. Kami hanya menindaklanjuti arahan dari pimpinan agar mereka mendapat dispensasi atau gratis bila menerima order di Duta Mall," ujarnya, Rabu (3/12).
Slamet menyebut selama ini para ojol kerap parkir di bahu Jalan Simpang Ulin untuk menghindari tambahan biaya parkir. Akibatnya, terjadi kemacetan dan ojol ditegur petugas. Dengan adanya area parkir resmi, persoalan tersebut diharapkan berkurang.
Selain menjaga ketertiban, kebijakan ini sekaligus untuk mendukung aktivitas ekonomi di pusat kota. Kadishub juga mendorong pelaku usaha lain agar mengikuti langkah serupa.
"Banyak rumah makan masih menarik biaya parkir kepada ojol. Kalau bisa digratiskan, dampaknya akan sangat baik. Idealnya memang disediakan tempat khusus agar mereka tidak harus parkir di tepi jalan," katanya.
Terpisah, Humas Manajemen Duta Mall Banjarmasin, Yenny Purnawati menyampaikan area khusus ojol telah disiapkan sejak Oktober 2025 melalui koordinasi intensif dengan wali kota.
"Kami sudah menyediakan area khusus di samping masjid mal dan dekat pos polisi. Letak ini memungkinkan pengawasan parkir oleh petugas mal maupun kepolisian," ujarnya.
Yenny menegaskan area tersebut hanya untuk transit singkat. "Kami berharap para driver mematuhi aturan. Area ini tidak untuk 'ngetem' atau berkumpul lama," katanya.
Perwakilan pengemudi ojol, Ali mengaku sekarang jauh lebih tenang saat mengambil pesanan di mal.
"Alhamdulillah, terima kasih Pak Wali Kota dan pihak Duta Mall. Parkir jadi aman, tidak khawatir ditegur petugas, dan lebih dekat dengan titik pengambilan pesanan," ucapnya.
Ali bahkan berharap kebijakan ini menjadi contoh bagi pusat perbelanjaan lain. "Rumah sakit juga gratis sekarang. Tadi saya ngantar pesanan ke RSUD Ulin tidak dipungut parkir," katanya.
Penyediaan lahan resmi tak hanya memudahkan driver, tetapi juga mengurangi potensi kemacetan di jalan-jalan ramai. "Karena luasnya terbatas, kami berharap pengendara umum tidak ikut parkir di lokasi tersebut," pungkas Ali.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief