Di tengah intensitas hujan deras, pohon berukuran besar tersebut roboh dan menimpa sebuah mobil berwarna putih yang sedang terparkir.
Sejumlah tim gabungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi pohon tumbang dan mobil yang tertimpa.
Baca Juga: Mercusuar Tanjung Petang, Jejak Sejarah Peninggalan Kolonial Belanda di Pagatan Tanah Bumbu
Proses evakuasi masih berlangsung hingga berita ini diturunkan.
Petugas tampak menggunakan sejumlah alat dan atribut evakuasi, termasuk gergaji mesin dan peralatan berat lainnya.
Mereka juga mengenakan jas hujan karena kondisi cuaca yang masih kurang bersahabat.
Baca Juga: Wawali Ananda Posting Foto Dinner Romantis dengan Maulana
"Belum selesai, tim gabungan masih berupaya untuk evakuasi pohon dan mobil tertindih," ujar Komandan Regu BPBD Banjarmasin Andy Putra saat dihubungi.
Akses Keluar Masuk Komplek Macet Total
Akibat insiden ini, akses keluar masuk Komplek Dharma Praja mengalami kemacetan total. Pohon yang tumbang menutup sebagian besar jalan, sehingga kendaraan tidak bisa melintas dengan lancar.
Baca Juga: ASN HSU Vivi Raih Perunggu di Kejurnas Kickboxing 2025
BPBD mengimbau agar masyarakat yang ingin keluar atau masuk Komplek Dharma Praja sementara waktu mencari rute alternatif atau putar balik.
Hal ini dilakukan untuk memberikan ruang bagi tim evakuasi bekerja dan menghindari kemacetan yang lebih parah.
"Jalan menuju keluar masuk jadi macet total," kata Yassara, salah satu anggota BPBD yang terlibat dalam proses evakuasi.
Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai kondisi mobil yang tertimpa pohon dan apakah ada korban jiwa atau luka-luka akibat insiden tersebut.
BPBD masih fokus menyelesaikan proses evakuasi agar situasi segera kembali normal.
Insiden pohon tumbang ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk melakukan pemangkasan dan perawatan pohon secara rutin, terutama jelang dan saat musim hujan tiba.
Baca Juga: Teror Kera Liar Aluh-Aluh Makin Brutal, 10 Warga Terluka
Pohon-pohon tua yang berpotensi roboh perlu diidentifikasi dan ditangani sebelum menimbulkan kecelakaan. (*)
Editor : M. Ramli Arisno