Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

PUPR Banjarbaru Resmi Laporkan 91 Bollard Hilang ke Polisi

Sheilla Farazela • Senin, 1 Desember 2025 | 15:51 WIB

DICURI: Bollard di jalan Panglima Batur yang hilang, dilaporkan ke polisi dan disiapkan penggantinya.
DICURI: Bollard di jalan Panglima Batur yang hilang, dilaporkan ke polisi dan disiapkan penggantinya.
BANJARBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru resmi melaporkan hilangnya puluhan tiang bollard di trotoar Jalan Panglima Batur ke Polres Banjarbaru.

Laporan diajukan Senin (1/12) setelah pendataan dan pengumpulan dokumen pendukung dinyatakan lengkap.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Banjarbaru, M Adi Maulana, mengatakan pihaknya telah menyerahkan seluruh data yang diminta kepolisian.

Baca Juga: Alfamidi Super kedua Hadir di Pekapuran Raya Banjarmasin

Mulai foto kondisi hilangnya bollard, jumlah komponen yang raib, hingga dokumen administrasi. “Biasanya dari Polres diminta perhitungan berapa biaya kehilangan atau kerusakannya,” ujarnya.

Inventarisasi PUPR mencatat 91 bollard hilang dengan total kerugian Rp233 juta. Rinciannya 39 bollard tipe I dan 52 tipe L.

Jumlah itu melonjak drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya yang hanya satu hingga dua unit. “Tahun ini sepertinya mereka hampir setiap malam beroperasi,” kata Adi.

Baca Juga: Siring Jembatan CUSA Ambruk, DPRD Banjarmasin Minta Audit Teknis

Bollard tersebut berfungsi sebagai pembatas agar sepeda motor tidak naik ke trotoar sekaligus mempercantik jalur pedestrian yang dibangun bertahap sejak 2022.

Menindaklanjuti arahan Wali Kota Banjarbaru, Dinas PUPR juga menyiapkan penggantian seluruh bollard yang hilang.

Material yang sebelumnya menggunakan besi cor akan diganti teraso, material yang dipakai pada trotoar Jalan Lanan dan Jalan Kemuning.

Baca Juga: Di Menit Akhir Pendaftaran, Pelamar Calon Direksi PAM Bandarmasih Melonjak Jadi 12 Orang

“Kami sudah memesan satu unit sampel untuk bollard tipe L dan tipe I. Warnanya tetap hitam seperti sebelumnya,” jelas Adi.

Material teraso diharapkan mengurangi minat pencuri karena nilai jualnya lebih rendah dibanding besi.

“Semoga dengan material batu seperti ubin ini, keinginan pencuri atau perusak bisa berkurang,” pungkasnya. (*)

Editor : M. Ramli Arisno
#PUPR Banjarbaru #trotoar kota #jalur pedestrian #material teraso #hilang bollard