BANJARMASIN – Seleksi calon Direksi PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda) sepi pelamar. Hingga dua hari menjelang penutupan pendaftaran, baru dua orang yang melamar.
Ketua panitia seleksi (pansel) Ikhsan Budiman tak menutupi kegelisahannya. Ia menyebut dua pelamar bukanlah angka yang ideal.
"Sampai sekarang baru dua berkas pelamar yang masuk. Kami masih menunggu sampai pendaftaran ditutup dua hari lagi, mudah-mudahan bertambah," ujarnya, Rabu (26/11).
Padahal, pansel menargetkan seleksi ini minimal diikuti sembilan pelamar untuk menjaga kualitas kompetisi.
Angka itu dianggap cukup agar proses administrasi, rekam jejak, uji manajerial, hingga wawancara bisa berjalan objektif dan menghasilkan figur terbaik untuk memimpin perusahaan pelat merah tersebut.
Minimnya minat ini juga memunculkan kekhawatiran baru, jangan-jangan tantangan PAM Bandarmasih terlalu berat bagi sebagian kandidat. Sebab PAM sedang berjibaku dengan masalah kebocoran air yang masih tinggi, hingga keluhan pelanggan terhadap distribusi air.
Di sisi lain, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin menegaskan bahwa dirinya tidak ikut "cawe-cawe" dalam urusan pemilihan direksi. Penentuan figur pimpinan baru diserahkan sepenuhnya kepada pansel.
Ia hanya menegaskan satu hal bagi siapapun yang terpilih nanti, PAM Bandarmasih membutuhkan pemimpin yang tangguh.
"Bukan hanya paham teknis air, tapi juga kuat secara manajerial dan punya keberanian berinovasi," tegas politikus Partai Gerindra itu.
Jika hingga penutupan nanti jumlah pelamar tak mencapai kuota minimal, opsi memperpanjang masa pendaftaran menjadi terbuka. Namun keputusan perpanjangan itu masih menunggu evaluasi final pansel.
Diketahui, berdasarkan surat nomor 01/PSDIR/XI/2025, pendaftaran seleksi sudah mulai tanggal 17 sampai 28 November 2025.
Editor : Muhammad Rizky