BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru menegaskan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan melalui gelaran Muhayya Fair 2025 di SD Muhammadiyah Hajjah Nuriyah Banjarbaru, Rabu (26/11/2025).
Acara yang juga menjadi bagian dari Milad ke-11 sekolah itu diikuti ratusan peserta dari jenjang TK dan SD se-Kota Banjarbaru.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, hadir mewakili Wali Kota Hj Erna Lisa Halaby untuk membuka kegiatan.
Dalam sambutannya, Rizana menekankan bahwa Pemko Banjarbaru mendukung penuh setiap upaya pembinaan karakter sejak dini, terutama untuk mempersiapkan anak-anak memasuki era Indonesia Emas 2045.
“Harapan kami, muncul inspirasi dan kreativitas dari anak-anak. Mereka yang akan melanjutkan kehidupan bangsa dan negara ini,” ujarnya.
Ia menyebut, pembinaan yang menyasar penguatan karakter, teknologi, wawasan kebangsaan, hingga edukasi bahaya narkoba perlu terus diperkuat di sekolah-sekolah.
Pemko menilai kegiatan seperti Muhayya Fair menjadi bagian penting dalam mencetak pelajar yang tidak hanya unggul akademis, tetapi juga memiliki akhlak dan kesiapan mental menghadapi perkembangan zaman.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa mengedukasi dan mempersiapkan anak-anak agar lebih baik,” tambah Rizana.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah Hajjah Nuriyah, Rayhan Rahman, menyampaikan terimakasih atas dukungan terhadap kegiatan yang dilaksanakan.
Ia menilai kehadiran pemerintah menjadi dorongan bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan siswa.
Selain itu, Kepala sekolah menyebut milad tahun ini tidak hanya menjadi ajang tampil bagi siswa, tetapi juga mendorong mereka memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
“Tema ‘Berani Jadi Inspirasi’ mengajarkan anak-anak tidak hanya berani tampil untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk membanggakan orang tua dan bermanfaat bagi orang lain,” jelas Rayhan.
Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah mengundang seluruh TK di Banjarbaru. Total peserta yang mengikuti berbagai lomba mencapai sekitar 300–400 peserta.
Untuk tingkat TK, terdapat empat cabang lomba, di antaranya Mewarnai, Marching band, vokal, Fashion show, hingga cerdas cermat
Sementara untuk jenjang SD terdapat dua jenis lomba yang digelar. Semua kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari peserta.
"Kita terus mendorong siswa tidak hanya belajar melalui buku, tetapi juga menghasilkan karya. Produk kreativitas siswa bahkan dipasarkan kepada orang tua sebagai bentuk apresiasi sekaligus tabungan anak-anak," ucapnya.
Kedepan, ujar Rayhan memasuki usia 11 tahun, SD Muhammadiyah Hajjah Nuriyah menargetkan peningkatan kualitas pendidikan sekaligus menjaga kepercayaan orang tua.
Saat ini sekolah memiliki sekitar 305 siswa, dan minat pendaftaran terus meningkat setiap tahunnya.
“Tantangan kami adalah menjaga amanah dari orang tua agar tetap konsisten memberikan kualitas terbaik. Kami ingin melahirkan lulusan yang bukan hanya kompeten, tapi juga berakhlak dan beradab,” tegasnya.
Editor : Fauzan Ridhani