Kasi Pembinaan dan Pengembangan Pariwisata Disporabudpar Banjarbaru Silfiana Wahidah Hilmi mengakui pihaknya mulai melakukan monitoring intensif terhadap ketersediaan kamar hotel dan penginapan di Banjarbaru.
"Monitoring kita lakukan tidak hanya difokuskan pada jalur utama Jalan A. Yani, tetapi juga diperluas ke kawasan belakang kota yang terhubung dari Bandara Syamsuddin Noor ke Martapura," ucapnya.
Baca Juga: Perkuat Literasi Anak Lewat Program Mentari, Kepedulian PLN Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sektor akomodasi menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan dan tamu dari luar daerah.
Dari pemantauan awal, Silfiana menyebut beberapa penginapan bahkan sudah penuh sejak beberapa bulan sebelumnya.
"Hotel seperti Karina dan Duta itu sudah jelas penuh untuk momen tertentu. Tapi untuk hotel-hotel besar masih kami monitoring berlanjut," ucapnya, Rabu (26/11/2025).
Baca Juga: Rayakan Hari Guru, FUGO Hotel Banjarmasin Mengundang Guru Sebagai Bentuk Apresiasi
Dengan tiga momentum besar yang berdekatan—Natal, Tahun Baru, dan peringatan 5 Rajab—Disporabudpar memprediksi tingkat kunjungan akan meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
"Dipastikan okupansi akan naik 100 persen. Kami sedang menyusun peta wilayah akomodasi agar datanya lebih akurat," imbuhnya.
Di lain sisi, Marketing Aeris Hotel Banjarbaru Anida turut mengakui bahwa menjelang momen Nataru dan peringatan 5 Rajab sudah mulai banyak pengunjung yang melakukan pemesanan penginapan.
Baca Juga: Kemacetan Parah di Perempatan Handil Bakti, DPRD Kalsel Usul Bangun Flyover
"Sudah lumayan yang booking, sekitar 20 persen. Mungkin akan terus bertambah mendekati harinya," ringkasnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno